If {12/100}

Keyword if adalah salah satu keyword yang paling penting di bahasa pemrograman, dengan keyword satu ini kita bisa melakukan flow control programming atau mengcontrol alur dari program yang kita buat.

Sama seperti di bahasa pemrograman umumnya di Golang juga kita bisa menggunakan if, else if dan else. yang sedikit berbeda adalah sintaksnya, dimana di Golang kita tidak perlu menggunakan tanda kurung ().

package main
import "fmt"
func main() {
result := 5
    if result >= 8 && result <= 10 {
fmt.Println("You got A")
} else if result >= 7 && result < 8 {
fmt.Println("You got B")
} else if result >=6 && result < 7 {
fmt.Println("You got C")
} else {
fmt.Println("Please study hard boy")
}
}

Ada fitur menarik yang bisa kita gunakan di Golang di keyword if ini, yaitu adalah fitur variable temporary.

package main
import "fmt"
func main() {
result := 900
   if finalResult := result / 100; finalResult >= 8 && finalResult   <= 10 {
fmt.Printf("You got A, your score is, %v \n", finalResult)
} else if finalResult >= 7 && finalResult < 8 {
fmt.Printf("You got B, your score is, %v \n", finalResult)
} else if finalResult >= 6 && finalResult < 7 {
fmt.Printf("You got C, your score is, %v \n", finalResult)
} else {
fmt.Printf("Please study hard boy")
}
}

Variable temporary adalah variable yang kita deklarasikan setelah keyword if, variable ini hanya bisa digunakan pada blok yang bersangkutan. Mari kita perhatikan contoh diatas, kita mendeklarasikan variable finalResult setelah keyword if, dimana variable finalResult ini memiliki nilai dari variable result yang dikalkulasikan dengan dibagi 100. Variable finalResult hanya bisa digunakan di blok if, else if, dan else tersebut, diluar itu variable finalResult tidak akan bisa digunakan.


It’s 11:57 PM, and I have only 3 minutes left to publish this :p