ilustrator: Adhimul Qolbi

“Berserah”

ketika hawa lahir dari rusuk adam,
bumi manusia terkecup langsung sesudahnya
di keadaan yang sama rendah
dan di keadaan yang sama arah

begitu pun ketika qabil menyudahi habil,
ialah gagak yang menunjukkan kita tempat untuk kembali
dari mengubur hingga terkubur
di keadaan yang sama sempit
dan di keadaan yang sama rumit

menunggangi duka kuharap kau lekas pulang
pulanglah, pulang
sebelum ku berubah pikiran tuk mencurimu kembali pada malam
menagihimu satu janji yang telah dipermilik

aku ingin selamanya dalam sementara
menjadi tidak sempurna yang begitu sempurna
dalam setiap keterbatasannya
yang begitu saja
tanpa maksud, tanpa kehendak atau apa-apa

semisal waktu menyisa fana
dan semisal ruang tinggal jadi hampa
tuhan mana lagi yang perlu dipuja?

Juni 2016

Like what you read? Give Alwan Ammar a round of applause.

From a quick cheer to a standing ovation, clap to show how much you enjoyed this story.