4 Cara Berlatih Meditasi

Seperti yang sudah saya tuliskan di tulisan sebelumnya, ada banyak, bahkan sangat banyak, cara untuk bermeditasi. Sebagai pemula, saya belum mampu mempelajari semuanya, apalagi sampai memahami sampai bagian-bagian terkecilnya. Saya belajar meditasi dimulai dengan cara yang paling sederhana, cara yang didesain sedemikian rupa agar sangat mudah untuk pemula. Dipersilakan jika ingin berlatih cara dan metode yang lain kalau dirasa lebih baik. Berikut 4 cara saya memulai berlatih meditasi:

1. Menemukan tempat yang hening.
 Kadang pagi hari adalah waktu terbaik, sebelum penghuni rumah saya yang lain bangun dan menghadirkan suara-suara ramai. Mungkin tempat yang hening bisa ditemukan di taman dekat rumah atau tempat-tempat serupa lainnya dengan suasana yang hening. Tidak begitu masalah di mana tempat berlatih meditasi, asalkan saya bisa duduk tanpa merasa terganggu untuk beberapa menit, sejenak.

2. Duduk nyaman.
 Di awal saya tidak terlalu memusingkan diri dengan bagaimana posisi duduk saya, pakaian apa yang saya kenakan, alat bantu atau bantal yang seperti apa yang saya gunakan, dan sebagainya. Saya lebih memilih duduk di bawah, di lantai, bersila di atas bantal, dan saya menjaga punggung tetap tegak, tetapi tidak kaku. Siapapun yang nyaman duduk bersila di lantai dapat melakukan hal serupa. Jika duduk di lantai dirasa tidak nyaman, bisa duduk di kursi atau sofa. Praktisi meditasi juga ada yang menggunakan bantal duduk. Tidak perlu tergesa membeli bantal meditasi jika memang tidak punya. Bantal apapun yang ada bisa digunakan, dan ada juga yang nyaman duduk di lantai tanpa bantuan apapun.

3. Mulai hanya beberapa menit, sejenak.
 Ini sangat penting. Sebagian besar orang akan berpikir mereka bisa bermeditasi 15–30 menit, dan memang mereka bisa. Tetapi bermeditasi bukan uji ketahanan diri, bukan seberapa kuat seseorang dapat duduk diam. Bermeditasi adalah kebiasaan sehingga saya menyikapinya sebagai latihan membentuk sebuah kebiasaan yang awet dan tahan lama. Dan untuk melakukannya, saya lebih memilih memulai berlatih meditasi hanya dengan beberapa menit. Bahkan 3–4 menit sudah cukup baik. Saya merasa lebih mudah memulai berlatih meditasi dengan cara seperti ini, dan membentuk suatu kebiasaan dimulai dengan awal yang sederhana seperti ini adalah cara yang tepat untuk memperbesar kemungkinan sukses. Saya menambah durasi waktu berlatih menjadi 7–10 menit ketika saya sudah mampu berlatih 3–4 menit setiap hari selama 7 hari, lalu tambah menjadi 15 menit kalau saya sudah mampu berlatih setiap hari selama 14 hari, lalu menjadi 20–25 menit kalau saya sudah tekun melakukannya setiap hari selama 21 hari, dan durasi latihan menjadi 30 menit kalau saya sudah berlatih setiap hari salama 1 bulan penuh.

4. Menyadari napas.
 Ketika bernapas, pikiran saya menyadari mengikuti napas saya melalui lubang hidung, lalu masuk ke tenggorokan, lalu ke paru-paru dan perut. Saya duduk tegak, mata saya terpejam atau kadang terbuka tetapi pandangan mata diarahkan ke bawah dengan sorot mata yang teduh. Mata terpejam atau terbuka tidak menjadi masalah. Ketika menghembuskan napas, saya menyadari mengikuti napas saya perlahan kembali keluar melalui lubang hidung. Supaya lebih membantu fokus, saya menghitung dalam hati. Tarik napas, satu. Hembuskan napas, dua. Tarik napas, tiga. Hembuskan napas, empat. Kalau sudah sampai hitungan ke sepuluh, saya mulai lagi dari hitungan satu. Kalau tiba-tiba lupa hitungannya, saya mulai lagi dari hitungan satu. Saat pikiran melayang ke masa lalu atau pun masa depan (ini pasti terjadi), saya hanya menyadari loncatan pikiran itu, lalu perlahan dengan ramah dan lembut mengajak kembali pikiran diarahkan ke napas. Saya terus-menerus mengulangi hal ini selama beberapa menit, sejenak, saat berlatih meditasi. Saya tidak langsung bisa ketika awal saya melakukannya, dan sebagian besar orang akan mempunyai pengalaman sama dengan saya, tetapi membaik seiring tekun berlatih.

Begitulah cara saya memulai berlatih meditasi. Latihan yang sangat sederhana, dan di awal saya lebih mencurahkan perhatian saya pada pembentukan kebiasaan saya berlatih meditasi daripada berlatih mengejar kesempurnaan atau mempelajari satu aliran meditasi tertentu.

Selamat berlatih.

Tulisan sebelumnya: Latihan Meditasi untuk Pemula

Dengan menerapkan seluruh inspirasi dari cerita-cerita pada ebook Sadar Penuh Hadir Utuh, maka dengan mudah kamu dapat menciptakan rasa bahagia hanya dengan diam dan melatih pikiran. HADIAH untuk kamu yang sudah baca tulisan saya ini: Download GRATIS ebook Sadar Penuh Hadir Utuh dengan klik → Latih pikiran untuk hidup bahagia

Originally published at adjiesilarus.com.