Latihan Meditasi untuk Pemula
Dulu ketika belum tahu benar apa itu meditasi, seolah meditasi adalah sesuatu yang membingungkan bagi saya. Saya ingin mulai berlatih meditasi tetapi tidak tahu banyak mengenai meditasi. Padahal semenjak tulang belakang saya mengalami HNP (Hernia Nucleus Pulposus), banyak orang dan tanda yang menyarankan saya untuk berlatih meditasi. Dibekali porsi logika pola pikir saya waktu itu yang besar maka saya menganggap meditasi terlalu mistis, bersifat spiritual dan hanya untuk manusia-manusia yang lanjut usia.
Pertanyaan-pertanyaan bermunculan: Apakah meditasi itu sulit? Bagaimana cara saya mengendalikan pikiran saya sendiri? Apakah butuh disiplin keras? Apakah harus berlatih bersama? Di mana dan bagaimana saya berlatih? Mengapa saya harus bermeditasi? Berapa lama? Apakah untuk pemeluk agama, aliran dan kepercayaan tertentu saja? Perlahan saya mencari tahu jawaban dari pertanyaan: apa itu meditasi, mengapa latihan meditasi bisa memberikan manfaat-manfaat baik (tidak berkaitan dengan agama dan aliran kepercayaan tertentu), bagaimana saya memulai berlatih meditasi, dan pertanyaan-pertanyaan saya lainnya sebagai pemula dalam belajar meditasi.
Tulisan saya ini tidak akan mampu menjelaskan segala sesuatu tentang meditasi atau memberi satu-satunya kebenaran arti meditasi dan cara bermeditasi. Tulisan ini sesederhana menjawab pertanyaan-pertanyaan saya sebagai pemula pembelajar meditasi yang semoga menjadi awal mula dan membantu untuk mulai berlatih meditasi.
Apa dan Mengapa
Apa itu meditasi? Pertanyaan saya paling awal sebelum pertanyaan-pertanyaan lainnya yang sudah mengantri. Ternyata pertanyaan yang hanya terdiri dari tiga kata ini merupakan pertanyaan yang tidak sederhana. Kata meditasi mempunyai banyak arti yang berbeda-beda. Oleh karenanya berlatih meditasi pun dapat dilakukan dengan cara-cara yang tidak sama. Saya berusaha menyederhanakan, memilih satu penjelasan dan cara berlatih meditasi (dengan pemahaman bahwa ada banyak penjelasan dan cara berlatih meditasi yang lain yang juga baik).
Meditasi adalah latihan pikiran agar pikiran sadar penuh hadir utuh hanya berada di sini-kini. Tidak melayang ke masa lalu, maupun mengembara ke masa depan.
Meditasi yang saya lakukan di awal adalah meditasi duduk. Meskipun bisa juga dilatih dengan makan, berjalan, mencuci piring atau mandi. Saya merasa paling baik mengawali berlatih meditasi adalah dengan duduk. Tidak sulit dan sederhana. Hanya duduk. Duduk mengurangi banyak gangguan yang rumit, sehingga saya dapat mulai berlatih sesederhana mungkin. Ketika sudah tekun berlatih meditasi duduk, saya bisa menerapkan latihan pada kegiatan-kegiatan lainnya, seperti makan, jalan, lari dan rutinitas sehari-hari.
Ketika berlatih meditasi duduk, posisi duduk tidak perlu terlalu dipermasalahkan. Memang di aliran-aliran meditasi tertentu, posisi duduk sangat diperhatikan. Saya menyederhanakannya dan di latihan awal berusaha untuk lebih fokus pada latihan inti. Jadi saya hanya duduk apa adanya, dan melatih pikiran sadar penuh hadir utuh di sini-kini. Ada beberapa cara. Saya menyadari napas saya, ketika menarik napas dan menghembuskan napas (ini adalah cara berlatih yang lebih sering saya lakukan). Kadang dengan cara menghitung napas (menghitung dalam hati) saat saya bernapas, misal: “Menarik napas, satu … Menghembuskan napas, dua …”. dan seterusnya. Tetapi berbagai cara itu serupa, yaitu melatih pikiran sadar penuh hadir utuh di sini-kini.
Mengapa berlatih meditasi? Berdasarkan tulisan-tulisan yang saya baca, juga manfaat-manfaat yang saya rasakan selama ini, ada banyak alasan baik untuk berlatih meditasi. Berikut beberapa alasan berlatih meditasi:
• Meditasi mengurangi stres dan membantu menenangkan diri.
• Meditasi dapat diterapkan dalam kegiatan-kegiatan sehari-hari.
• Meditasi membantu untuk mensyukuri kehidupan, mengubah kebiasaan buruk menjadi baik, hidup sederhana dan tak tergesa, fokus pada segala yang sedang dikerjakan.
• Meditasi terbukti memberikan manfaat-manfaat baik untuk jiwa, seperti meningkatkan daya fokus, hidup bahagia, ingatan, pengendalian diri, performa akademik, juga kinerja, dan lain sebagainya.
• Banyak penelitian ilmiah membuktikan meditasi menyehatkan raga, termasuk memperbaiki metabolisme, denyut jantung, sistem pernapasan, tekanan darah, dan sebagainya.
Itu tadi hanya sekelumit alasan untuk berlatih meditasi. Sebenarnya, manfaat-manfaat baik dari meditasi sulit untuk dijelaskan. Misal: mulai memahami diri sendiri lebih baik dan mempunyai kesadaran diri yang belum pernah dipunyai sebelumnya.
Paling sederhana, duduk diam hanya beberapa menit berlatih meditasi adalah sebuah oase yang menenangkan dan membahagiakan yang jarang saya temui di kehidupan sekarang ini yang lebih akrab dengan kegaduhan. Ketenangan dan kebahagiaan saja sudah cukup bagi saya mempunyai alasan untuk berlatih meditasi.
Tulisan selanjutnya: 4 Cara Berlatih Meditasi
Dengan menerapkan seluruh inspirasi dari cerita-cerita pada ebook Sadar Penuh Hadir Utuh, maka dengan mudah kamu dapat menciptakan rasa bahagia hanya dengan diam dan melatih pikiran. HADIAH untuk kamu yang sudah baca tulisan saya ini: Download GRATIS ebook Sadar Penuh Hadir Utuh dengan klik → Latih pikiran untuk hidup bahagia
Originally published at adjiesilarus.com.