Daisuke Higuchi, Whistle dan Aku

Sho Kazamatsuri

Rasanya baru kemarin dimulai. Perjalanan aku jatuh cinta dengan manga dan anime. Walaupun hingga saat ini, aku bukanlah penggemar fanatik. Awalnya, di tahun 2002,saat itu TV7 (sekarang Trans7), setiap Senin-Jumat,jam 18.00 selalu menayangkan anime Slam Dunk. Saat itu, aku kadang menonton meskipun sering terlewat. Ya namanya juga televisi di rumah Cuma 1,jadi kadang rebutan dengan Juragan Nyonyah.

Setelah Slam Dunk tamat, anime penggantinya adalah Whistle. Kebetulan aku menonton Whistle sejak episode pertama dan langsung jatuh hati. Ceritanya menurutku sederhana, gambar tokohnya pun rapi dan tampak natural.Tokoh utamanya adalah Sho Kazamatsuri,seorang anak pindahan dari SMP Musashinomori ke SMP Sakura Josui, Sho diceritakan suka banget main sepakbola.Sayangnya badannya kecil sehingga dia kurang mendapat kesempatan buat main di tim regular di sekolah sebelumnya, SMP Musashinomori. Jadi deh, Sho pindah ke SMP Sakura Josui. Dia berharap kalau dia di SMP Sakura Josui, kesempatan dia main lebih banyak jadi skill main bola dia makin meningkat. Namanya juga hidup ya, realita tak selalu sejalan dengan harapan. Ada aja halangannya. Nah, halangan dan perjuangan Sho bersama teman-teman satu timnya, hingga tingkat internasional, yang bikin aku tertarik mengikuti anime Whistle hingga tamat. Kemudian setelah anime Whistle tamat, hatiku pun merasa hampa. Untuk beberapa saat. Halah. Setelah anime Whistle, tak ada lagi anime yang aku tonton.

Whistle Manga

Hingga akhirnya, di awal tahun 2005, aku menemukan manga Whistle. Seketika hatiku berdegup kencang, Rasa bahagia kembali hadir. Hahaha, mungkin terdengar berlebihan. “Lebay ah!”. Ya tapi memang ada rasa bahagia saat melihatnya, sebagian memori masa SMA kembali hadir. Sebelumnya, aku tidak pernah membaca manga dengan rutin.

Jadi, ya dapat dikatakan, Whistle ini lagi-lagi adalah manga yang pertama aku baca dan ikuti hingga tamat. Perasaan geregetan saat manga tamat dengan ending menggantung, kemudian harus bersabar menunggu volume selanjutnya. Karena tidak sabaran, akhirnya cari tahu, kapan sih manga-manga volume terbaru tiba di toko buku, dimana mencari info manga terbaru yang akan terbit. Perasaan dan penasaran itu aku alami saat aku mulai mengikuti manga Whistle. Sejak awal terbit di 2005 hingga akhirnya tamat di 2007.

Benar-benar 2 tahun yang penuh keseruan dan menjadi awal dari aku mengikuti manga dan anime lainnya. Whistle, anime dan manga,selalu menyimpan memori istimewa di hati,sejak kemarin, hingga hari ini dan juga esok.

Terima kasih Daisuke Higuchi, terima kasih Whistle.
Sakura Josui Team

Jakarta, 21 September 2016

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.