JANGAN CEMARI HUKUM
DENGAN KEPENTINGAN
POLITIK BALAS DENDAM !!!!

Oleh : Faizal Assegaf (Ketua Progres 98)
https://www.facebook.com/faizal.assegaf

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono terlihat agresif dan tendensius terhadap Habib Rizieq serta para ulama yang kritis.
 
Sikap demikian wajar bila muncul sindiran bahwa: "Argo Yuwono adalah seorang Kristen yang fanatik dan terkesan pro Ahok
lantaran kabarnya yang bersangkutan adalah kerabat dekat Presiden Jokowi....?"
 
Persepsi tersebut perlu diluruskan, jangan sampai institusi Polri dan hukum dicemari oleh muatan kepentingan politik balas dendam sehingga bertindak keji mengkriminalisasi ulama.
 
Kalau Presiden Jokowi dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian ingin agar situasi kehidupan berbangsa kembali normal, terbebas dari gesekan sentiman SARA, maka perlu mengevaluasi secara serius kinerja Polda Metro Jaya.
 
Jangan sampai rangkaian POLITISASI dan KRIMINALISASI ULAMA makin menimbulkan ledakan kemarahan rakyat sehingga
berakibat negeri ini terjebak dalam konflik sesama anak bangsa.
 
Segala bentuk politik balas dendam Pasca Pilgub DKI harus
dihentikan. Umat Islam dan kaum non muslim jangan lagi dihasut oleh segala manuver bertopeng hukum secara tidak etis dan
semena-mena.
 
Terlebih sebentar lagi akan memasuki bulan suci ramadhan, segala upaya untuk mengusik ketentraman ibadah umat Islam harus dihindari. Sebab kesabaran umat ada batasnya !
 
http://politik.rmol.co/read/2017/05/18/291880/Faizal-Assegaf:-Jangan-Cemari-Hukum-Dengan-Kepentingan-Politik-Balas-Dendam-