Buta Melihat, Lumpuh Berjalan, Kanker Sembuh dan Botak Berambut dengan teknologi edit DNA (CRISPR Technology)

Untuk Bahasa Inggris lihat video 90 detiknya dibawah ini dan untuk Bahasa Indonesia baca narasi dibawah videonya ya.

CRISPR atau Clustered Regularly Interspaced Short Palindromic Repeats adalah sekelompok molekul yang mampu meng-edit DNA.

Dia bisa bekerja seperti auto-detektor untuk mencari dan mencocokkan DNA yang perlu diperbaiki dan DNA yang menjadi “penangkal”nya, juga bisa bekerja seperti gunting untuk memotong DNA menjadi potongan yang lebih kecil, dan juga seperti lem yang bisa memasang potongan DNA baru ke DNA yang ingin di”perbaiki”.

Gejala Fibrosis Sistik.

Pemanfaatan paling dekat adalah untuk menyembuhkan penyakit-penyakit yang disebabkan karena kelainan genetik seperti Cystic Fibrosis/Fibrosis Sistik. Secara teori, ketika gen yang mengalami kelainan dapat diperbaiki dengan CRISPR maka secara otomatis penderita Cystic Fibrosis/Fibrosis Sistik akan menjadi sembuh.

Hal yang sama dengan penyakit dikarenakan Kanker, dengan CRISPR kita dapat mengambil sel imun/kekebalan tubuh seorang penderita kanker, mengubah gen dari sel imun tersebut sehingga mampu mengenali dan menyerang sel kanker yang dideritanya.

CRISPR =/= GMO

Ilustrasi GMO

Jika anda pernah mendengar tentang GMO atau Genetic Modified Organisms, mungkin anda mengira ini adalah teknologi yang sama. NO. Ini berbeda, dalam GMO yang dilakukan adalah mengambil gen dari spesies yang berbeda dan menambahkannya ke gen dari spesies yang lain seperti membuat tomat berukuran besar atau beras emas yang mengandung Vitamin A dengan menambahkan gen bakteri tanah kedalam gen beras atau tomat biasa.

Beras Emas vs Beras Biasa
Ilustrasi Proses GMO pada tomat

Untuk teknologi CRISPR, sesederhana kita melihat DNA mana yang mau kita ubah, lalu kita menggunakan tools ini (CRISPR) untuk memodifikasi DNA tersebut.

Seperti Photoshop untuk meng-edit foto atau seperti Chrome Inspect untuk meng-edit front end website maka seperti itulah CRISPR digunakan untuk meng-edit DNA sebuah sel, untuk spesies apapun (tumbuhan, hewan dan manusia).

Mengubah Warna Bulu Tikus Baru dengan CRISPR

Dalam skala Lab, teknologi CRISPR sejauh ini telah berhasil digunakan untuk mengubah DNA tikus dan monyet. Dalam beberapa kasus pencilan, beberapa ilmuwan Cina mengklaim telah berhasil memodifikasi gen dalam embrio manusia (hmmm…). Seorang ilmuwan dari Philadelpia dilaporkan juga telah berhasil membuang DNA virus HIV yang terintegrasi dari sel tubuh penderita.

Potensi Pengembangan Teknologi CRISPR
One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.