Destinasi Indonesia No 24 Volume 2016

Lukisan Alam
SUMATRA Barat dikaruniai keindahan alam bak lukisan. Memiliki kelengkapan alam, gunung, lembah, ngarai, air terjun, sawah, rumah adat, seni, budaya, laut, dan masih banyak lagi. Daerah itu seakan tercipta dengan senyuman. Melambai-lambai memanggil wisatawan untuk menikmati ‘Bumi Minangkabau’.
Bagaimana dengan akses? Harus diakui, kehadiran Tour de Singkarak membuat jalan-jalan di propinsi itu kian
mulus. Mencari penerbangan ke Padang tidaklah sulit. Masyarakat kian gempita menyambut wisatawan. Hotel,
toko oleh-oleh, kerajinan, kuliner, tumbuh subur. Lihat juga tempat-tempat indah seperti Lembah Anai dan Lembah
Harau. Keindahannya bersanding riuh dengan jejalan tenda warna-warni.
Wisatawan yang baru pertama kali datang terpesona melihat suguhan alam bak lukisan. Namun, yang pernah
datang beberapa tahun sebelumnya barangkali akan termangu, sembari mengenang keindahan alam, saat keriuhan belum segempita sekarang. Saya jadi berpikir, jika tak segera ditata, bagaimana wajah Sumatra Barat lima, delapan, atau sepuluh tahun ke depan? Di tengah keindahan alam yang masih memesona, saya terpikat dengan Sawahlunto. Kota kecil yang posisinya berada di mangkuk alam itu, berkembang menjadi kota wisata yang mampu memanfaatkan kekurangan dan kelebihan.
Destinasi Indonesia edisi kali ini mengangkat potensi wisata di beberapa kabupaten, termasuk kekayaan kuliner
Sumatra Barat yang luar biasa. Selamat membaca!
Baca Artikel Lainnya :
- Lima Hari Empat Malam di Sumbar
- Satu Kisah Tentang Kecantikan ORA
- Kisah Kelam Orang Rente
- Eksplor Bukit Tinggi
- Bulan Madu Sepanjang Masa
- Dari Teh Sampai Kopi Kawa
- Mereka Bicara : Becky Tumewu (Time to Explore Indonesia), Dwiki Dharmawan (Jatuh Cinta Indonesia Timur)
Originally published at Destinasi Indonesia.