DewaD
DewaD
Jan 10, 2017 · 1 min read

Komet Gugup

Tiap kali pergi dari rumah, waktu akan memaksa umur kami untuk bertambah.

Bertambah dewasa juga mungkin, tapi mengapa kami kami begitu gugup?

Mimpi yang kami pikir selamanya, pudar

Bersamanya hilang pula tiap kemampuan menikmati kebahagiaan gelembung tiup.

Teman yang pernah bersama, akhirnya pergi juga.

Menjadi dewasa, mengapa menyesakkan?

Hari ini lagi bersama orang-orang yang tinggal di masa lalu.

Kalaupun kami tinggal disini, dunia akan tetap berjalan baik.

Dulu saat semua masih dilakukan untuk pertama kali, kami merasa bebas untuk ceroboh, dan bersemangat.

Semua begitu bahagia walau tidak punya apapun untuk disombongkan.

Kami bisa bahagia dalam ketidaktahuan akan masa depan.

Kini kami tidak akan terkejut jika kau bilang sedang cemas pada masa depan.

Kami perlahan menjadi aku.

Aku kemudian menjadi cahaya lemah diantara bintang.

Kau juga menjadi bintang, atau komet, terserah padamu

Kita mungkin akan saling menyapa saat kau melintas

Aku pasti sedang sendiri.

Apakah aku tampak kesepian?

DewaD

Written by

DewaD

ॐ | let the day i give up be the day i stopped writing.