pagi ini indah sekali, tepat hari sabtu ketika orang-orang akan memulai istirahat weekend.
Sayangnya pagi ini aku tak menghirup udara segar, dadaku sesak, sakit sekali bahkan untuk membetulkan posisi tidur. Ku raih telepon genggam lalu menghubungimu. Tak ada jawaban di ujung sana, dan aku sadar itu semakin membuat kondisi ku sakit.
Sejak malam badan tidak bersahabat sama seperti hati ini. Resah entah untuk apa. Mungkin pekerjaan seminggu belakangan sangat menumpuk? Mungkin juga karena aku berharap ada kau disini.
Aku telah membiarkan tubuhku lelah dengan aktivitas aku juga membuat fikiranku lelah karena telah mengijinkanmu menari nari dalam benakku.
Aku ingin kembali pulih.
Aku butuh istirahat, bed time. Dan (tak tau) membutuhkanmu, atau lebih baik aku bertahan saja dengan tidak mencarimu.
