5 Tipe Kepribadian Dilihat Dari Posisi Duduk

Source: flickr.com

Dalam lingkup ilmu komunikasi, manusia dapat menyampaikan pesan dengan dua cara yaitu verbal dan non verbal. Dan bahasa tubuh termasuk salah satu cara bagaimana pesan dapat tersampaikan tanpa seseorang bicara. Umumnya bahasa tubuh spontan tanpa dibuat-buat sehingga dapat menjadi patokan watak asli seseorang. 5 posisi duduk berikut dapat membantu Anda lebih mengenal diri sendiri dan juga membaca karakter orang lain.

1. Posisi Kaki Rapat dan Duduk dengan Tegak

Seseorang yang sering kali duduk di kursi dengan posisi seperti ini, mencerminkan sifat yang sangat berhati-hati, terutama terhadap orang yang baru dikenal. Cenderung mengantisipasi dan waspada terhadap berbagai kemungkinan. Orang dengan gestur seperti ini juga memiliki sifat yang tegas, terutama dalam mengambil sebuah keputusan.

2. Duduk dengan Posisi Berubah-ubah

Posisi duduk yang berubah-ubah di atas kursi menandakan bahwa orang tersebut mudah merasa bosan dan terus mencari posisi yang terbaik. Memiliki emosi yang tidak stabil, dan sering kali merasa banyak hal tidak sejalan dengan keinginan dan kemauannya.

3. Posisi Duduk dengan Merapatkan Kedua Lutut

Mungkin dari sekian banyak posisi duduk di kursi yang dapat mendefinisikan sifat seseorang, posisi duduk ini lah yang terburuk. Karena posisi merapatkan kedua lutut cenderung memiliki sifat yang gampang menyerah dan sangat bergantung kepada orang lain. Tentu saja sifat ini agak menyebalkan.

4. Posisi Duduk Menjorok Ke Dalam, dengan Kedua Kaki Terbuka

Seseorang dengan posisi duduk seperti ini memilliki kepribadian yang dapat menarik orang lain menjadi teman dan sahabat. Sifatnya cenderung terbuka, baik hati, mudah bergaul dan disukai banyak orang. Namun terkadang karena kebaikannya banyak yang mempermainkannya.

5. Posisi Duduk Tenang Tanpa Banyak Bergerak

Seseorang dengan posisi duduk seperti ini cenderung sering merenung dan juga berkhayal. Banyak yang berkecamuk di dalam pikirannya sehingga seringkali terlihat seperti melamun.


Originally published at Fabelio.com