7 Permainan Untuk Melatih Tumbuh Kembang Anak

Berkembangnya teknologi juga melahirkan berjutaan permainan yang dapat diakses melalui gadget. Hal tersebut membuat anak lebih cenderung senang dengan hal praktis dan tidak senang bermain di luar ruangan. Padahal, banyak permainan yang mampu mengasah otak bagi anak-anak serta membentuk fisik anak dari permainan tersebut. Permainan apa saja sih yang sesungguhnya memberikan pengaruh baik pada tumbuh kembang anak?

1. Sepak Bola
Pada usia dini berkisar TK-SD, kebanyakan anak-anak harus diberikan edukasi melalui permainan yang mampu membentuk fisik anak. Sepak bola menjadi pilihan yang mampu membentuk fisik anak Anda menjadi lebih sehat dan akan membantu anak Anda mengasah fisik yang kuat. Karena permainan ini memerlukan banyak gerak pada fisik sehingga akan lebih sehat jika dilakukan.

2. Lompat tali
Umumnya permainan lompat tali banyak dilakukan oleh kalangan anak-anak putri saja karena permainannya yang sangat simpel. Lompat tali sangat berpengaruh bagi tumbuh kembang anak karena mereka akan melatih otot pada bagian kaki serta tinggi badan mereka.

3. Puzzle
Salah satu permainan yang dapat mempengaruhi tumbuh kembang adalah permainan puzzle. Permainan ini mampu mengasah sistem kerja otak anak Anda atau dexterity agar menjadi lebih aktif dalam masa pertumbuhannya. Akan ada banyak keuntungan jika mereka memiliki ketrampilan sistem kerja otak yang karena menyusun puzzle akan melatih kinerja otak pada tangan dan mata si anak.

4. Catur
Permainan ini akan membuat tumbuh kembang anak Anda menjadi lebih mandiri karena mampu mengajarkan bagaimana memecahkan solusi pada anak-anak. Catur adalah cara lama bermain role playing game dimana anak akan memainkan suatu pasukan perang dengan peran dan cara bekerja yang berbeda-beda. Dengan bermain dan berlatih catur, anak akan belajar tentang strategi dan mencari cara untuk menang dengan hanya dia sendiri yang tau caranya.

5. Lego
Memiliki sistem yang hamir mirip dengan puzzle, lego cenderung membantu kinerja otak dengan bentuk. Dengan bermain lego, anak akan melatih keterampilan STEM (science, technology, engineering and mathematics) sehingga akan mempengaruhi cara berfikir dan kreativitas anak ketika tumbuh dewasa.

6. Musik
Bermain musik akan sangat berpengaruh pada kinerja indera anak. Dengan bermain musik, kegiatan ini akan melatih fungsi mata, pendengaran serta tangan anak. Musik juga akan melatih daya ingat anak karena melatih mereka untuk mengingat rangkaian nada yang dimainkan.

7. Mewarnai
Hal yang kita rasa sederhana dan mudah ini ternyata akan memberi manfaat yang luar biasa banyak untuk kembang anak. Membiasakan anak dengan kegiatan mewarnai ini akan melatih indera, sistem kerja otak dari gerakan, melihat (membedakan dan menyatukan warna) dan juga tumbuh kembang si anak dari sisi psikologi. Sehingga mewarnai tak hanya kegiatan anak untuk melatih imajinasi dan kreatifitasnya, namun juga memiliki peran penting untuk pertumbuhan diri mereka.
Originally Published at Fabelio.com
