7 Tips Membebaskan Rumah Dari Bulu Hewan Peliharaan

Source: mintyhouse.blogspot.com

Jika Anda memiliki hewan peliharaan seperti kucing atau anjing, Anda pastinya pernah merasakan dilema antara ingin membiarkan hewan kesayangan bebas berkeliaran atau mengurungnya di dalam kandang. Pilihan pertama beresiko tertempelnya semua benda oleh bulu, terutama bahan kain yang melapisi kursi atau sofa minimalis Anda. Tapi pilihan kedua juga akan membuat hewan peliharaan menjadi stress. Jangan kuatir, setelah membaca artikel ini sepertinya Anda akan segera terbebas dari dilema.

Source: lonny.com

1. Gunakan Sofa Minimalis dengan Bahan yang Tepat

Bahan velvet, jenis sutra atau chintz merupakan bahan pelapis sofa minimalis yang perlu Anda hindari saat membeli sofa untuk ruang tamu Anda. Bahan tersebut merupakan magnet yang kuat untuk bulu hewan peliharaan Anda. Bahan kulit atau bahan sintetis seperti gambar diatas lebih disarankan karena memilki sifat yang lebih mudah dibersihkan dan di-vacuum .

2. Sembunyikan Karpet!

Untuk yang satu ini, Anda harus mengalah. Jauhkan karpet dari jangkauan hewan peliharaan. Karpet berbahan bulu menjadi tempat yang sulit untuk dibersihkan karena bahannya yang mampu menyerap aroma hewan peliharaan Anda dalam jangka waktu yang panjang. Selain itu, bahan karpet juga menjadi perangkap bulu peliharaan Anda.

Source: oric.dunkdns.org

3. Lapisi Sofa Minimalis

Lapisi sofa minimalis Anda dengan lembaran bahan menyerupai selimut tipis untuk mencegah bulu bertebaran. Teorinya, bulu hewan akan ‘terperangkap’ di bahan selimut sehingga tidak beterbangan dan hinggap di tempat lain. Selain itu, dengan menggunakan warna yang senada pada sofa minimalis di rumah Anda, lampiran selimut juga dapat menambah nilai estetitka.

4. Kamuflase Warna Sofa Minimalis

Bila perlu, Anda dapat menyamakan warna bahan pelapis sofa dengan warna bulu hewan peliharaan. Tujuannya untuk menyamarkan bulu-bulu yang terlanjur menempel. Jika sofa Anda berwarna gelap dan kesayangan Anda berbulu putih, maka bulu yang bertebaran akan lebih terpapar jelas.

5. Batasi Ruang Gerak Si Manis

Jauhkan kucing kesayangan dari kursi atau sofa ruang tamu Anda. Hindari memberi makan di area yang sering digunakan oleh semua anggota keluarga, karena hal ini akan membuat hewan terbiasa berlama-lama diruang tamu. Gunakan aroma jeruk, lavender, lemon, minyak kayu putih atau kayu manis yang membuat kucing Anda menjauh.

6. Lakukan Pembersihan Secara Berkala

Tidak ada jangka waktu yang pasti untuk membersihkan kursi atau sofa ruang tamu Anda. Namun sedikitnya perlu dilakukan tiga kali seminggu untuk menghindari kuman dan kotoran yang bertumpuk. Bila perlu, vacuum ruang tamu Anda dan sekitarnya setiap hari dan bawa kursi atau sofa ruang tamu Anda ke laundry khusus secara berkala untuk kebersihan maksimal.

Source: hgtv.com

7. Sempurnakan Sirkulasi udara

Menjaga sirkulasi udara sangatlah penting agar ruang tamu Anda tidak berbau bulu binatan. Gunakan AC yang dapat menjaring kuman penyakit dan memberikan pertukaran udara yang baik. Perlu diingat, Anda juga disarankan untuk memiliki jendela dan ventilasi yang luas seperti gambar diatas


Originally published at fabelio.com.