Happier Home: 10 Alasan Mengapa Anda Harus Memasak Bersama Anak di Akhir Pekan Ini

Source: cookingbyhieco

Menghabiskan waktu dengan memasak bersama anak Anda adalah salah satu kegiatan kreatif untuk dilakukan di waktu luang Anda. Tak hanya menyenangkan, kegiatan ini pun ternyata membawa berbagai manfaat bagi perkembangan si kecil. Apa saja manfaatnya?

1. Membangun rasa percaya diri anak

Ketika ikut menyiapkan makanan untuk keluarga, si kecil akan belajar bahwa dirinya mampu mengolah bahan mentah menjadi makanan yang lezat sehingga dia akan merasa berkontribusi besar pada keluarga. Dengan demikian, rasa percaya dirinya pun meningkat. Terlebih jika seluruh keluarga memuji hasil kerjanya.

2. Melatih imajinasi anak

Beri ruang bagi anak Anda untuk bereksperimen dengan bahan makanan di dapur. Biarkan ia menggunakan imajinasinya untuk mencampurkan bahan-bahan yang ia temukan. Awalnya mungkin akan terlihat berantakan, tetapi dalam jangka panjang, kegiatan ini mampu melatih keterampilannya dalam menyelesaikan masalah.

3. Melatih kepekaan indera anak

Bahan-bahan makanan dengan berbagai tekstur, warna, dan aroma akan menstimulasi indera si kecil. Ia dituntut untuk melakukan observasi dengan mata, telinga, lidah, kulit, dan hidungnya. Selain itu, menggunakan berbagai alat masakan juga melatih kemampuan motorik anak.

4. Mengajarkan matematika dasar

Dalam mengolah bahan makanan, ada takaran-takaran yang harus diikuti. Delegasikan tugas menimbang bahan-bahan makanan pada anak Anda agar kemampuan matematisnya meningkat. Memasak jadi cara belajar yang menyenangkan, bukan?

5. Mempraktikkan manajemen terhadap waktu

Kerupuk harus digoreng dalam waktu yang tepat — jika tidak ingin kerupuk yang mentah atau malah gosong. Hal-hal semacam ini akan mengajarkan pentingnya ketepatan waktu pada si kecil. Secara tidak langsung, Anda telah mengajarkan keterampilan manajemen waktu padanya.

6. Mengajarkan kemampuan merencanakan

Masakan yang lezat tidak diperoleh dengan instan, melainkan lewat tahapan-tahapan yang perlu perencanaan. Ketika memasak bersama, si kecil akan belajar bagaimana merencanakan sesuatu dan mengeksekusinya dengan urutan yang benar.

7. Membantu menambah kosa kata

Ketika memasak menu baru, Anda akan membutuhkan resep sebagai panduan. Minta anak Anda untuk membacakan resep itu. Selain melatih kemampuannya dalam membaca, ia juga akan mempelajari kosa kata baru yang belum pernah didengarnya.

8. Menjalin komunikasi yang baik antara orangtua dan anak

Komunikasi menjadi elemen penting dalam proses menyiapkan makanan yang lezat. Ketika Anda memberikan instruksi pada anak dan ia menanggapinya, Anda dan si kecil sebenarnya sedang melatih kemampuan berkomunikasi masing-masing. Proses memberi, menerima, dan beradaptasi dengan pesan ini merupakan keterampilan hidup yang sangat penting untuk dikuasai oleh semua orang.

9. Mengajarkan cara memilih makanan sehat

Maraknya restoran siap saji membuat orangtua kesulitan mengajari bagaimana memilih makanan yang sehat. Dengan memasak bersama si kecil, Anda turut mengajarkan bahwa makanan yang sehat harus melalui proses yang tak instan dan diolah secara higienis pula.

10. Meningkatkan nafsu makan anak

Anak Anda suka pilih-pilih makanan? Cobalah mengajaknya memasak bersama. Anak yang terlibat dalam proses memasak cenderung akan memakan hasil masakannya, menurut sebuah penelitian. Lewat cara ini, Anda pun bisa memperkenalkan rasa makanan yang belum pernah dicoba oleh si kecil sebelumnya.


Originally published at fabelio.com.