Reuni dan Euphoria Sementara

Beberapa hari yang lalu saya diundang di acara pesta pernikahan teman sekolah saya, satu minggu sebelumnya sahabat saya juga melaksanakan pernikahan. Tentu saja moment itu menjadi tempat reuni untuk bertemu dengan teman lama. Rasa penasaran seperti apa mereka sekarang membuat saya antusias untuk datang, saya terlebih dulu senang bahkan sebelum bertemu dengan mereka.

Alumni SDN Bulakrejo 3 Tahun 2006

Mengingat hal-hal dulu ternyata menyenangkan sekali, apalagi melihat wajah mereka yang sudah beberapa tahun tidak bertemu satu sama lain. Kenangan yang diceritakan berulang-ulang rupanya tidak pernah termakan usia bahkan dibawa tawa beberapa kali masih saja berkesan. Hal yang paling saya sukai adalah memanggil mereka dengan nama masa kecilnya, mereka selalu menoleh sinis ketika saya memanggil mereka dengan panggilan kecil mereka, saya menikmatinya sebagai salah satu cara menghibur diri walaupun panggilan itu sekarang tidak lagi pantas karena mereka sudah berbeda dari yang dulu. Sayangnya sebagian dari mereka sekarang terlihat asing bagi kita.

Berpisah dengan mereka dalam waktu yang lama tentu saja kita akan bertemu dengan teman-teman yang baru, membuat kenangan baru dan merasa nyaman dengan teman baru itu. Tapi bukan berarti bertemu kembali dengan teman lama yang bahkan tidak pernah memberikan kabar lantas kita mengesampingkan mereka dan lebih mengutamakan pertemanan baru. Apalagi memperlihatkan kalau kalian datang secara terpaksa untuk lebih dekat atas dasar kenangan masa lalu.

Memang itu hak kalian dalam menyikapi, tapi setidaknya hargai undangan mereka yang sudah berusaha berbagai cara menghubungi kalian. Berilah sedikit waktumu walau hanya tegur-sapa, datanglah tanpa paksaan, tak perlu berfikir macam-macam, tak perlu terlihat rapi karena mereka tidak melihat itu, tak perlu mewah karena mereka tidak membutuhkan itu tapi bawalah cerita terbaik kalian di masa lalu dan mengenang ulang saat-saat indah waktu di sekolah dulu.

Reuni merupakan sarana untuk melihat kembali diri kita beberapa tahun ke belakang dan dengan melihat masa lalu, seseorang akan mengerti bahwa kehidupan yang dia jalani selama ini merupakan suatu hal yang sangat penting. Setiap orang melalui kenangannya pasti akan membuat monumen-monumen dirinya agar dapat selalu mengingat bahwa dia itu berkembang.

Show your support

Clapping shows how much you appreciated Fajar M A’s story.