Jumat, 1 November 2019.
Hari pertama di bulan November ini diakhiri dengan sebuah materi yang sangat berguna yaitu personal branding dari Kak Umar (EL’15).

Pernah gak sih kamu bertanya-tanya pada dirimu sendiri :
“Siapa sih kamu?” atau..
“Kamu ingin dikenal seperti apa sih sama orang sekelilingmu?”
Nah. Itulah brand. Suatu identitas yang ketika orang nyebut nama kamu, dia langsung tau kamu gimana orangnya padahal gak ada kamu di situ, Misalnya nih, B. J. Habibie. Ketika kamu nyebut nama B.J. Habibie, kamu langsung tau kalau dia orang yang pintar, cinta Indonesia, buat pesawat, dan lainnya.
Tentu saja untuk mengemukakan brand kamu, kamu butuh suatu bernama branding. Branding adalah cara mengkomunikasikan brand. Cara untuk mengenalkan kamu ke orang-orang namun harus tepat. Namun, untuk branding, ada 4 hal yang harus diperhatikan.
- authentic : letak keunikannya
- relevant : apakah nilai yang dibawa sesuai
- consistent : terus-menerus
- commitment : terus berusaha untuk jadi yang terbaik
Nah, ada 5 self-atributes yaitu :
- traits
- works
- values
- skill
- goals

Setelah itu gimana?
Cara mengkomunikasikan brandmu :
- meningkatkan user selling point
- fokus ke tiga kata
- craft brand statement
- practice elevator switch (bisa mengkomunikasikan gagasan kita secara singkat padat jelas tapi menarik)
- berkomunikasi dengan passion
Setelah materi selesai, kak Umar membuka sesi tanya jawab. Jadi, brand itu ternyata tidak hanya soal positif. Ada juga yang namanya brand negatif. Tapi, tentu saja kita semua ingin di-brand dengan hal yang positif bukan? Maka dari itu kak Umar bilang untuk rebranding aja! Jangan sampai juga eksternal memengaruhi personal branding kita (dalam hal yang negatif). Karena kondisi setiap orang beda, jadi jangan membandingkan sama orang lain. Improve yourself!
Personal branding akan membuat kita tahu bagaimana diri kita dan sekaligus bagaimana kedepannya kita sehingga siswa SMA di tempat tidak lupa terhadap orang yang eksistensinya kecil ini. Selain itu,
Bagaimana cara membangun personal branding?
Dari yang aku dapat, hal inti dari membangun personal branding adalah terus-terusan mengulangi hal baik yang ingin kita jadikan branding. Dengan membiasakan diri, maka tanpa sadar kita akan mengikuti hal yang biasa kita lakukan.
p.s :
oh iya, satu lagi pesanku : jangan terbias dengan kilau orang lain karena kamu juga punya brand mu sendiri :)
— — — — — — — — — — — -
#DiseminasiKhususAMI2020
#AkuMasukITB2020
#AMI100TahunITB
#MenjelajahiNegeriBersamaAMI
