TANYA KEHILANGAN

Sedih rasanya membaca sebuah status seorang teman dekat yang sudah cukup lama dikenal.

“5 tahun berlalu..
 Kadang timbul pertanyaan dalam sunyi..
 Kemana perginya jilbab panjang..??
 Kemana perginya rok panjang..??
 Kemana perginya kain penutup pergelangan tangan..??
 Kemana perginya tulus senyuman..??
 Kemana perginya keluguan..??
 Dan yang terberat..
 Kemana perginya teman teman..???? Kini semua tinggal kenangan.”

Bagaimana dengan mudahnya seseorang mempertanyakan kehilangan?

Kehilangan kekasih, sahabat, orang tua, orang-orang terdekatnya. bagaimanapun hubungannya. Bukankah datang dan pergi adalah sesuatu yang pasti, dan sudah biasa bagi saya. Yang susah adalah TETAP.

Cobalah menetapkan diri. Mungkin yang datang dan pergipun tak perlu dicari. Kami disini menetap.

Saya membaca statusnya berkali-kali. Namun maaf, rasanya dirinyalah yang lebih memilih pergi.

Teman, jangan takut untuk kembali. Kami disini menetap.

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.