TAWA

Hiduplah, tertawa, cinta tertawa, terus tertawa mau sedikit ataupun terlalu lama, tertawa keras saat orang bertanya apakah baik-baik saja? teruslah tertawa sampai semua orang pergi, jawab telepon dari teman-teman yang bersangkutan sambil tertawa, terus tertawa lama setelah mereka menutup telepon, berjalan sambil tertawa, mengunjungi mancanegara tertawa, bercinta tertawa, mencari tahu bagaimana cara makan tertawa, hidup tertawa, mati tertawa, dikuburkan dengan kain kafan yang tebal sehingga tak ada yang mendengar masih tertawa, dan menghantui impian semua orang dengan suara Tawa tak berujung.

Like what you read? Give FitrianaLestari a round of applause.

From a quick cheer to a standing ovation, clap to show how much you enjoyed this story.