Aku, Kepadamu

Aku, kepadamu dari jauh
Kamu, kepadaku tak lagi acuh
Kutebar rindu pada setiap huruf pada namamu.
Bergetar menjadi doa di setiap akhir ibadahku.

Aku, kepadamu yang pelupa
Kamu, kepadaku yang penanya
Mengemas kenangan yang kita jalani siasia
Menjadi sebuah kisah yang entah seperti apa akhirnya.

Aku, merindumu dengan resah
Kamu, melupakanku dengan paksa
Meski nada pernah seirama
Akhirnya puisi meninggalkan baitnya jua.

Aku, masih betah dalam harap
Kamu, terbang jauh tanpa sayap
Meninggalkan kasih yang pernah samasama kita dekap
Melupakan kisah yang pernah samasama kita garap.

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.