Pukul 2 Pagi

Aku dibangunkan oleh mimpi pukul dua pagi, memperbaiki posisi dan mencoba untuk tertidur lagi.
Suara burung malam kian memecah sunyi, entah apa yang sedang terjadi.
Bayanganmu sesekali jelas diingatan, ketika senyum manis dari bibirmu yang tak mampu terelakkan
Ada rindu yang tidak bisa dijelaskan
Kepada dirimu yang sulit kulupakan.
Pukul 2 pagi kau masih terjaga
Setidaknya seperti itulah biasanya
Lalu Kita menghiasi malam dengan banyak bercerita
Hingga rantingranting patah mengusik dan membuat kita sesekali tertawa
Ada hal yang sulit aku lupa dari dirimu yang ketika habis senja
Kutemukan sebagian diriku pada dirimu yang kucintai sepenuhnya
Hingga telah habis masa, takdir kembali memisahkan kita,
Kau yang pergi karena sesuatu yang pernah kukata
Dan aku yang harus terbiasa tanpa kita.
Dan rindu selalu hadir pukul 2 pagi, berharap angin malam yang membawa ingatanmu pada diriku lagi.
Lalu kita menjadi saling merindui
Merapikan rindurindu sendiri sampai takdir mempertemukan kita kembali.