Perempuan dan Samudera

Agnes W
Agnes W
Feb 25, 2017 · 1 min read

Pasir pantai adalah rumah yang bisa dia sediakan untuk rehatmu. Ombak adalah caranya berbicara padamu tentang kegirangannya karena langit selalu memeluknya setiap malam. Tentang kesedihannya ketika para nelayan ketakutan padanya. Tentang kemarahannya pada pengunjung yang memujinya lalu menodainya dengan jejak-jejak abadi. Tentang kesenduannya karena batu karang yang gemar menahannya berjelajah.

Mata mungkin bisa melihat batasnya dengan tanah-tanah yang mengelilinginya. Tapi, tak ada mata yang mampu menyelami kedalamannya.

Perempuan dan samudera sama-sama tak bisa kau prediksi. Di dalam mereka ada rahasia-rahasia yang akan terus mereka jaga hingga akhir jaman. Di dalam mereka berkeliaran segala apa yang paling liar, paling mematikan.

Perempuan dan samudera sama-sama tak terbatas. Di dalam mereka apa saja dapat terjadi tanpa harus kau ketahui. Di dalam mereka kau tak akan pernah bisa menemukan jalan keluar.

Surabaya, 25-02-17 // 17.35

    Agnes W

    Written by

    Agnes W

    Clinical Psychologist in the future

    Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight.
    Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox.
    Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month.