Proxy Server? What Is It?

Gambar 1: Proxy Server
  1. Pendahuluan

Apakah itu Proxy Server?
Proxy Server adalah sebuah komputer server atau program komputer yang dapat bertindak sebagai komputer lainnya untuk melakukan request terhadap content dari internet maupun intranet. Proxy Server bertindak seakan-akan sebagai gateway setiap komputer client dengan dunia internet. Proxy Server tidak terlihat oleh komputer client dan seorang pengguna yang berinteraksi dengan internet melalui sebuah proxy server tidak akan mengetahui bahwa sebuah proxy server sedang menangani request yang dilakukannya. Web Server yang menerima request dari proxy server akan menginterpretasikan request-request tersebut seolah-olah request itu datang secara langsung dari komputer client, bukan dari proxy server. Proxy Server biasanya digunakan untuk menghindari pemblokiran dari suatu website atau hanya untuk menyembunyikan identitas.

Gambar 2: Desain Konektivitas Proxy Server

2. Jenis-Jenis Proxy

Menurut jenisnya, Proxy Server dibagi menjadi 3, yaitu:

  • Transparent Proxy
    Merupakan suatu proxy yang dibuat transparan dari sisi user. Proxy ini biasanya digunakan untuk website cache dikarenakan dari sisi web browser, user tidak perlu melakukan Setting Proxy. Jadi tanpa diketahui user, sebenarnya mereka telah diarahkan ke server proxy.
  • Forward Proxy
    Merupakan proxy yang bertugas meneruskan permintaan dari client ke server yang dikehendaki oleh client. Forward Proxy memiliki kemampuan untuk mengakses content-content kemana saja.
  • Reverse Proxy
    Reverse proxy atau Surrogate adalah sebuah proxy server yang mengembalikan request dari client yang akan diteruskan ke satu atau lebih server yang nantinya akan memproses request tersebut. Respon dari sebuah reverse proxy seakan-akan seperti datang dari server sebenarnya yang menangani request tersebut.
Gambar 3: Akses Proxy Server Secara Forward

3. Fungsi Proxy Server

Ada 3 Fungsi Umum dari Proxy Server ini yang sangat berguna untuk kebutuhan user pada bisa Teknologi Informasi, yaitu:

  • Connection Sharing
    Disini proxy bertindak sebagai penghubung atau perantara pengambilan data dengan cara mengakses jaringan internet secara bersama-sama dengan menggunakan satu IP Public.
  • Filtering
    Pada OSI layer, proxy bekerja pada application layer sehingga bisa bertindak seperti firewall. Proxy Web Server dapat memeriksa URL dari Outgoing Request (Permintaan Akses Keluar) ke Webpage. Dengan kemampuan tersebut, administrator dapat mengizinkan atau melarang akses ke domain tertentu.
  • Caching 
    Caching dapat diartikan sebagai Internet Storage Objects (Gambar atau Halaman) dari suatu website yang sudah pernah diakses sehingga apabila akan mengakses objek yang sama cukup mengambil dari penggunaan proxy sebelumnya. Bandwidth yang dipakai pun akan lebih hemat dan dapat mempercepat akses ke Website.

Bagaimana dengan Web Proxy?
Dengan menggunakan metode Caching yang merupakan sebuah cara untuk menyimpan objek-objek Internet yang diminta atau diakses melalui HTTP, FTP dan Gopher di dalam sebuah sistem yang lebih dekat dengan situs yang memintanya. Beberapa pengguna Web dapat menggunakan Local Chace Squid sebagai proxy server HTTP sehingga dapat mengurangi waktu akses dan konsumsi bandwidth. Hal ini berguna bagi ISP untuk meningkatkan kecepatan akses para pelanggannya.


4. Contoh Software Proxy Server

Dari sekian banyak software yang dapat digunakan untuk membuat Proxy Server, dan beberapa contohnya yaitu:

  • Squid Proxy
    Dibuat oleh Komunitas Internet yang dipimpin oleh Duane Wessel dari National Laboratory for Applied Network Research, Squid merupakan proxy server yang terkenal akan kestabilan dan kemampuannya dalam menangani beban yang besar. Beberapa fitur yang dimiliki oleh Squid diantaranya adalah kemampuan melakukan caching dengan baik, autentifikasi modul yang beragam (PAM, MySQL, NTLM, & LDAP), banyaknya program redirector untuk squid, ACL yang beragam jenis (Time, User, Web, & Keyword), Management Bandwidth, Transparant Proxy, Monitoring Software, dan lain-lain. Sayangnya squid adalah proxy server yang membutuhkan source memori yang cukup besar dikarenakan banyaknya fungsi yang dapat dilakukan oleh squid.
  • OOPS
    Proxy Server ini dibuat oleh orang Rusia bernama Igor. Salah satu misi utama dibuatnya OOPS adalah untuk kecepatan akses pada Cache Object. Beberapa perbedaan yang tampak antara OOPS dan Squid adalah Squid meletakkan seluruh objek dalam file terpisah-pisah dalam direktori yang bertingkat, sedangkan OOPS meletakkan seluruh objeknya pada beberapa file besar. Untuk fitur lainnya, kemampuan OOPS hampir sama dengan yang dimiliki proxy server pada umumnya. Seperti kemampuan menangani Cache Object, support protocol HTTP dan FTP, ACL yang beragam, Bandwidth Management, Modul Autentifikasi, Full Compatibility for Regex, dan sebagainya. Namu ada yang kurang dari OOPS ini, yaitu masih kurangnya dukungan Third Party Software, seperti halnya yang dimiliki oleh Squid. Selain itu, OOPS juga tidak memiliki banyak dokumentasi, sehingga agak sulit untuk memahami konfigurasi. Hal ini mungkin disebabkan karena tidak banyaknya developer yang ikut serta dalam mengembangkan project OOPS.
  • Middleman
    Kemampuan yang dimiliki Middleman untuk bersaing dengan proxy server lainnya sudah cukup baik. Middleman dapat melakukan Content Caching, support protokol HTTP dan FTP, Transparant Proxy, ACL yang beragam (User/ Network-based Policies, Web Site-based Policies, Time-based Policies), Authentication Module, dan sebagainya. Fitur menarik lainnya adalah file konfigurasinya diletakkan dalam format XML. Middleman juga menyediakan tampilan manajemen konfigurasi berbasiskan web sehingga user dapat memilih melakukan konfigurasi dengan mengubah file XML atau via Web. Untuk dapat melakukan Setting via Web, user harus men-Setting IP dan Port di Browser terlebih dahulu dengan melakukan akses ke http://mman maka tampilan konfigurasinya akan muncul. Untuk mempermudah penggunaan, file dokumentasi yang disertakan sudah cukup menjadi panduan. Secara umum, Middleman juga sudah cukup dijadikan sebuah proxy server alternatif.

5. Dampak Penggunaan Proxy Server

Dampak Positif
  • Menyembunyikan Identitas IP User
  • Mempercepat akses ke suatu Website (cache)
  • Dapat digunakan untuk memblokir akses ke suatu website atau IP
  • Dapat digunakan untuk mengakses suatu Website atau IP yang diblokir oleh ISP
Dampak Negatif
  • Jalan menuju Internet hanya bisa melalui proxy sehingga ketika terjadi overload, akses Internet menjadi lambat.
  • User dapat melihat file expired jika cache expire time-nya terlalu lama sehingga meskipun Website File tersebut berubah, user masih dapat melihat file yang tersimpan di dalam Cache Memory.

Daftar Pustaka

  1. Proxy server [Internet]. En.wikipedia.org. 2018 [cited 1 January 2018]. Available from: https://en.wikipedia.org/wiki/Proxy_server
  2. Reverse proxy [Internet]. En.wikipedia.org. 2018 [cited 1 January 2018]. Available from: https://en.wikipedia.org/wiki/Reverse_proxy
  3. N Sora. Pengertian Proxy dan Fungsinya Serta Cara Kerjanya — Pengertian Apapun [Internet]. Pengertian Apapun. 2018 [cited 1 January 2018]. Available from: http://www.pengertianku.net/2015/06/pengertian-proxy-dan-fungsinya-serta-cara-kerjanya.html
  4. Pengertian Proxy dan kegunaannya dalam jaringan internet — Belajar komputer Mu [Internet]. Belajar komputer Mu. 2018 [cited 1 January 2018]. Available from: http://belajar-komputer-mu.com/pengertian-proxy-dan-kegunaannya-dalam-jaringan-internet/
  5. McMILLAN T. CompTIA Cybersecurity Analyst (CSA+) Cert Guide. 1st ed. United States of America: Pearson Education, Inc.; 2017.
  6. Adu 6 Software Proxy Server [Internet]. Scribd. 2009 [cited 1 January 2018]. Available from: https://id.scribd.com/doc/24507642/Adu-6-Software-Proxy-Server