Tak ada pengorbanan dalam kisah cinta


*perjuangan dan pengorbanan cinta

“ . . . . Ketika pacarmu rela kehujanan, hanya demi mengirim makanan disaat kamu sakit, itu bukan berkorban, ya itu cinta. “ Ujar Sudjiwo Tedjo dalam forum tedx di Bandung, beberapa tahun silam.

Perkataan itu selalu terngiang dibenakku, semenjak kami (aku dan mantanku semasa SMK) memutuskan untuk tak melanjutkan kisah cinta yang kami mulai hingga hampir 4 tahun lamanya. Kisah cinta yang berdasar bahwa apa yang kita lakukan itu berkorban, lamban laun justru meruntuhkan rasa cinta itu sendiri. Dan membuat hubungan menjadi praktek balas Budi, seperti ; kamu kasih kado ke aku ketika ulang tahun, maka kamu juga harus begitu sebaliknya.

Perjuangan cinta, justru aku lebih suka menyebut hal itu, dalam dunia percintaan daripada pengorbanan. Karena ketika sepasang manusia merasa bahwa hubungan ini adalah sebuah perjuangan, maka rasa syukur yang dijalani bersama semakin bertambah dan itulah kunci hubungan yang awet.

“. . . . Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
Dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada.” Puisi Sapardi Djoko Damono.

Sekelumit tuturan kata yang dibuat Sapardi, menegaskan bahwa perjuangan cinta, tak perlu berbalas dan tak usah dianggap berkorban. Hal sederhana yang tak semua orang bisa menjalani. Karena yang tak bisa menjalani, membuat perjuangan cinta menjadi rumit sejak dalam pikiran.

Like what you read? Give Kautsar a round of applause.

From a quick cheer to a standing ovation, clap to show how much you enjoyed this story.