“Mengenang Kata”

Sejak saat itu, tiada lagi kata terkata
Bahkan sepatah;
Tiada lagi ingin menahu di antara
Kita bersama memisah

Pada temu pandang — tiada suara kata
Tiada lagi berbagi resah
Dan tentang ribu tanya di kepala;
Ialah masing-masing masalah

Mari menunduk sejenak
Bukan pada benda di genggaman

Like what you read? Give Rijal Muammar H a round of applause.

From a quick cheer to a standing ovation, clap to show how much you enjoyed this story.