Akhir-akhir ini cukup tenang, belum bisa menyimpulkan apakah liburan kali ini bisa saya kategorikan sebagai liburan yang menyenangkan.

Seperti liburan-liburan mudik lainnya, reunian dengsn teman lama, pergi ke tempat-tempat liburan selebihnya itu hanya di rumah, nonton, makan, tidur, beribadah (shalat) dan kegiatan monoton lainnya.

Baiklah mungkin liburan saya kali ini cukup membosankan, menjemukkan dan segalanya yang menggambarkan tentang kejenuhan.

Saya selalu berencana untuk liburan yang menyenangkan seperti hiking atau travel ke tempat-tempat keren tapi terhalangi oleh beberapa faktor, salag satunya tidak ada yang mau menemani. Iyah mungkin akan menyenangkan jika saya memiliki seseorang yang mempunyai hobi yang sama, sayangnya belum ada.

Pasangan? Ahh jangan tanyakan itu pada saya. Untuk sekarang ini saya masih berpikiran kalau sendiri itu baik, tidak merepotkan berpikir tentang orang lain. Saya masih belum bisa berbagi untuk orang lain dalam hubungan yang di sebut ‘sepasang kekasih’ itu masih terdengar cukup aneh bagi saya.

Mungkin semua itu terbilang cukup egois tapi saya menikmati apa yang saya lakukan dengan sendiri. Saya mempunyai cukup banyak teman yang menyenangkan jadi kenapa harus terpaku pada satu orang saja? Hidupku masih cukup panjang untuk mengenal lebih banyak orang lagi.

Libur panjang belum tentu liburan....
Like what you read? Give Khumaerahs a round of applause.

From a quick cheer to a standing ovation, clap to show how much you enjoyed this story.