CHK #04 , 28 April 2016

“Alasan dibalik berhentinya CHK”
Petaka ini muncul tanggal 5 februari 2016, sesuatu yang amat sial yang gak bisa dihindari. Samsung galaxy s3 yang dibeli seharga satu juta rupiah yang dibayarkan nyicil 2 kali tiba-tiba mati dan gak bisa dinyalain lagi.
Setelah dibawa ke samsung centre keesokannya, katanya mbaknya yang cantik samsung galaxynya rusak di bagian IC memori (EMMC). Kalo diganti dengan produk samsung dihitung pergantian mesin dengan harga 1,4 juta. WOW sekali mengganti partisi yang lebih mahal dari harga gue beli.
Mau gak mau ini smartphone harus di service di counter. Setelah ketemu tempatnya dan deal harganya, galaxy s3 resmi masuk bengkel. Setelah ditunggu hampir 1 minggu, galaxy s3 divonis MATOT alias mati total.
Pusing, galau, sedih, marah, laper yang pasti rasanya. Masih ada sih handphone lain buat komunikasi, yang jadi masalah kalo yang rusak EMMCnya itu berarti data-data di s3 hilang semua. Ini kebiasaan karena gak mau pake memorycard buat simpen data. Alhasil semua data lenyap, hilang, minggat.
Berarti foto-foto, screen capture percakapan, data kerjaan, dan yang paling pentimg rekaman suara dari “s” itu hilang. Perih!!.
Tapi gue harus move on. 1 bulan lebih sms-an pedih juga. Gak ketemu aplikasi-aplikasi khas android. Akhirnya setelah bersemedi dan konsultasi sana-sini, pilihan smartphone selanjutnya jatuh ke OPPO F1 Selfie Expert. Hahahahaha…

Gue beli dengan harga 3,5juta di erafone, diharapkan kedepannya smartphone ini bakal awet dan sehat selalu. Dengan smartphone baru ini semoga CHK bakal selalu dibuat. Amin…