〔OCRP〕🌈 Ryu Raonkyu’s Bio

NOTE 📝

This is a fictional character. Used for roleplaying purpose only. Credit belongs to the owner(s).

Profile 👯

🍬 Name : Ryu Raonkyu (Kanji/Hiragana : 竜らおんきゅ) 
- In Korean : Ryu Raogyu (Hangeul : 류라오규)
- In Chinese : Liǔ Láo ēn Gui (Pinyin : 柳劳恩贵) 
- In English : Lawné Lyu
🍬 Nationality : Mixed-blood (Japan 🇯🇵 — Korea 🇰🇷 ) 
🍬 Status : Highschooler 🎒
🍬 Nickname : Raonkyun (らおんきゅん), Ryurao, Raogyu (라오규), Raonggu (라옹구), Gyully. 
🍬 Birthdate : February 17th, 1999 
🍬 Birthplace : Nara, Japan 
🍬 Bloodtype : A


Physical Trait 🏃

🌑 Has mole(s) on her cheeks.
💇 Sometimes dyed her hair into black/light brown.
👁 Her iris color is black.
🚶 Her height is about 164cm.


Trivia 📜

💜 Getting blushed easily, especially when she have to interact with new people (because she suffers from social phobia and has a problem with severe blushing).
💜 An INFP-T (Introvert, iNtuitive, Feeling, Perceiving — Turbulent).
💜 Has some bad habits : bitting her nail, puffing her cheeks, laughing loudly.
💜 Childish.
💜 Like to collecting cute things.
💜 Lack of sport, mathematics, science things.
💜 Beside suffering social phobia, she also suffering Cardiomyopathy since she was kid and this is the reason why she always getting tired easily and become a social phobia because she’s afraid that people will feel disappointed due to her weakness and afraid that she will messed up anything in the end.
💜 Mixed-blood (Japan-Korea). Her father is a Japanese, while her mother is a Korean.
💜 Was living in Apgujeong, South Korea. But she’s moved to Japan for the second time, staying with her father to take a medical treatment to recover her ilness.
💜 Had living in Nara, Japan before. Just for 3 months after her bornday. She doesn’t remember anything about Japan.
💜 Really close with her mother, that’s why she couldn’t accept her father decision to take her along with him to Japan.
💜 Her mother stayed in South Korea because she is busy to managing her own line-clothing, the JUNG.
💜 Her father worked as a news reporter in a TV program called ZIP!
💜 Being spoiled by her parent, because she’s the only child.
💜 She likes to cooking (she learn it by herself, because her mom doesn’t really good at cooking).
💜 Her future goal is to become a foodblogger who can travel around the world to taste many kinds of food in each country.
💜 Beside cooking, she likes to dancing, that’s why she want to become stronger and recover her ilness to improving her dancing skill and also prepares herself to reach her goal.

💜 Has cheerful character (showing up when she feel comfortable/getting closer with someone).
💜 (Actually) Really expressive, especially when she took a selfie.
💜 Speciality : Cooking (a bit), Dancing (a bit).
💜Has a Papillon dog, named Puccho. 🐩

Raonkyu’s Dog, Puccho.

💜 Loves to drink coffee/latte eventhough it’s not good for her health. ☕

Raonkyu’s favorite brand, Starbucks.

Relation 👪

👨‍ Father : Ryu Raiden (竜雷電) / Ryu Raehwi (류래휘)
👩‍ Mother : Ryu [Shin] Kyujung (류[신]규정) / Ryu Kikyo (竜桔梗) Mother


Face Claim + Desc. 📓

Ryu Raonkyu (竜らおんきゅ) potrayed by Minami

Seorang gadis berusia 17 tahun yang memiliki kelainan fisik yang juga menyebabkan dirinya memiliki kelainan psikologis, social phobia. Pipinya akan memerah padam secara spontan ketika ia harus beradaptasi dengan hal-hal yang baru, seperti lingkungan baru, ataupun teman baru. Hal inilah yang menyebabkan ia sangat sulit untuk beradaptasi dengan hal yang baru.

Disisi lain, ia adalah sesosok gadis yang memiliki kepribadian yang sangat ceria. Ia sangat menyukai dan menyayangi binatang (terutama kepada Anjing yang ia miliki), karena ia banyak menghabiskan waktunya bersama anjingnya tersebut dibandingkan dengan teman-teman disekitarnya.

Gadis ini lebih banyak menghabiskan waktunya di rumah. Keterbatasan kekuatan fisiknya lah yang menyebabkan dirinya tidak dapat melakukan apapun dengan sekuat tenaga dan tidak diperbolehkan pergi kemanapun yang ia mau tanpa pengawasan dari kedua orangtuanya.

Sangat dimanja oleh kedua orangtuanya, terutama oleh sang Ibu. Karena ia merupakan putri satu-satunya yang mereka miliki. Sifat manjanya inilah yang membuat dirinya menjadi susah diatur, bertindak semaunya, kekanak-kanakan, dan tidak mau mengalah.

Ryu Raiden (竜雷電) potrayed by Maki Daisuke

Lahir di Nara, Jepang pada tanggal 27 Oktober 1975. Seorang ayah dengan kepribadian yang tegas, to the point, namun (masih) tidak kuasa untuk membentak putrinya ketika ia salah, karena ia takut sewaktu-waktu apa yang putrinya derita, kambuh pada saat itu juga.

Melihat keadaan putrinya yang begitu terisolasi dan jauh dari kata ‘sosial’, ia ingin memboyong putrinya untuk tinggal bersamanya di Jepang. Hal ini bertujuan yang tak lain dan tak bukan adalah untuk membuatnya hidup lebih mandiri, bertindak lebih dewasa, dan tentu, menyembuhkan kelainan yang putrinya miliki dengan hal-hal berbau medis. Ia rasa inilah waktu yang tepat, sebelum semuanya terlambat.

Berkerja sebagai seorang penyiar warta-berita di program morning news bertitel ZIP!. Pekerjaannya yang dikategorikan sebagai pekerjaan yang sulit dan cukup memakan waktu banyak, menyebabkan dirinya jarang pulang ke rumah di Korea dan juga jarang bertemu dengan putrinya, yang menyebabkan hubungan diantara keduanya tidak begitu dekat.

Disisi lain, ia memiliki selera humor yang sangat… Tidak terduga. Bahkan, ketika ia melontarkan lelucon kepada putri dan istrinya.. Mereka sering tidak paham apa yang baru saja ia katakan (mungkin, selera humor miliknya terlalu ‘tinggi’).

Shin Kyujung (신규정) potrayed by Kim Jung Ah

Wanita kelahiran Incheon, Korea Selatan pada tanggal 2 Agustus 1983. Berstatus sebagai seorang Ibu Rumah Tangga dan juga seorang pemilik brand fesyen bertitel the JUNG, yang sedang bernaung di Korea Selatan.

Memiliki kepribadian yang sangat lembut, manis, dan jarang menunjukan amarahnya (kecuali kepada sang suami, ia bahkan tak segan untuk memukulnya. (…)). Sangat memperhatikan apapun yang putrinya lakukan, apalagi jika hal tersebut menyangkut kesehatannya.

Diibaratkan seperti magnet, ia dengan putrinya begitu sulit untuk dipisahkan. Meskipun putrinya tersebut terkadang membuat kepalanya pusing bukan kepalang, namun hanya ialah satu-satunya anak yang ia miliki.

Tidak seperti sang suami yang sibuk berkerja di Jepang, ia bersama putrinya menetap di Apgujeong, Korea Selatan. Namun, karena keputusan sang suami yang berencana untuk membawa putri semata wayangnya tersebut untuk tinggal di Jepang dan melakukan berbagai rangkaian pengobatan disana. Mau tidak mau, ia harus hidup sendiri di Korea karena ia tidak bisa ikut bersama mereka, ia tidak ingin usaha bisnis yang baru saja ia kenyam ditutup begitu saja.


Background Story 📗

“AKU BAIK-BAIK SAJA. AKU TIDAK BUTUH PENGOBATAN. AKU-”

BRAKK. Belum selesai berbicara, Ayah menghempaskan kedua kepalan tangannya ke arah meja, hingga meja makan bergetar dan menimbulkan suara yang nyaring.

DUG. Disaat itu pula lah, dadanya mulai terasa sesak dan sakit. Syok bukan main, karena ini pertama kalinya ia melihat sang Ayah begitu marah karenanya. Tak dapat membendung lagi rasa sakit, sesak, kaget dan takut ini, ia pun memeluk sosok sang Ibunda dan mulai terisak. Sakit.

“Raogyu-ya…” Ucapnya sembari membalas pelukan anaknya, dan mengelus puncak kepalanya secara perlahan.

“Ikuti saja apa kata Appa, um?”

“ Tenang saja, Eomma akan sering-sering berkunjung ke Jepang, untuk menemuimu, tentunya.”

Eomma akan sangat senang jika kau mau mengikuti apa kata Appamu. Ini demi kesehatanmu juga, bukan..?”

Gadis itu tidak merespon apapun, hanya isakan tangisnya yang terdengar semakin keras.

‘… Bahkan Eomma secara lembut menyuruhku untuk ikut pergi bersama Appa ke Jepang… T-tapi… Aku..’

Setelah berbincang cukup lama, akhirnya.. Gadis itu dengan pasrah menerima keputusan sang Ayah, ikut tinggal bersamanya di Jepang. Jujur saja, sesungguhnya ia tidak mengenal Jepang begitu dalam, meskipun ia memiliki darah Jepang dan pernah tinggal disana, itu pun hanya sampai ketika ia masih berumur 3 bulan. Apa yang bisa ia ingat ketika usianya saja masih berusia 3 bulan..?

“Tapi.. Ada syarat yang harus Appa penuhi.” Ucapnya kemudian. Namun sang Ayah hanya menatapnya bingung; terlihat dari dahinya yang sedikit berkerut.

“… Syarat…?”

“Ya! Syaratnya, Appa harus mengajakku berbelanja, setiap hari!! Terutama.. Merchandise.. FUNASSYI!” Ujarnya dengan semangat sembari memperlihatkan boneka berwarna kuning pastel berukuran kecil yang ia jadikan sebagai gantungan untuk telepon genggam miliknya; dengan sebuah... Senyuman yang entah tulus atau tidak. Yang jelas, ia tersenyum.

“……….” Kedua orangtuanya hanya bisa saling menatap satu sama lain. Namun, tak lama kemudian, sang Ibunda merespon dengan anggukan dan senyuman sumringah sembari kembali memeluk gadisnya-yang-kini-beranjak-dewasa-tersebut.

Sedangkan ayahnya hanya menatap keduanya dengan heran dan bergumam. ‘Kapan anakku akan berhenti membeli barang-barang… Imut (tapi tak berguna?) itu, Tuhan?’


Dictionary 📚

🔸 Appa (아빠) : “Dad” in Korean
🔸 Eomma or Umma (엄마) : “Mom” in Korean
🔸 (name)-ya (야) : Informal particle to call the younger one or with the same age people.
🔸 Funassyi (ふなっしー) : Japanese mascot character, unofficially representing the city of Funabashi, Chiba.


Writer’s Letter 📌

Halo, Raonkyu’s writer desu. Salam kenal! Ini pertamakalinya saya bikin muse dengan personality, maka dari itu mohon tegur/koreksi saya secara langsung apabila saya melakukan kesalahan (dari berbagai aspek) sehingga saya bisa mengoreksi kesalahan yang saya lakukan. 헤헤헤. Mungkin, dicukupkan sekian. Mari, have a plot with me! dengan mention atau dm ke akun Raonkyu. Terimakasih telah membaca biol milik Raonkyu! 감사합니당! ありがとうございました!


WARNING ⚠

Do NOT copying, goddmodding, anything else related to this OC’s bio. Thank you!

©2016 Yaji All Rights Reserved.