Lumut


Terkutuklah kau hari ini. Kau hanyalah kerikil kecil diantara bebatuan besar itu. Atau mungkin saja lumut sebutanmu lebih tepatnya. Kurasa tepat. Karena kau selalu menggoda yang lain agar tergelincir diatas bebatuan tersebut. Bertepuk tangan pada yang lengah terjatuh, tumbuh membelah diri di bebatuan lainnya. Semakin banyak yang kesal terhadapmu semakin cepat kau membelah diri. Mencemari permukaan bebatuan lain. Kau tak akan pernah menjadi rumput, karena sifatmu hanyalah sebatas lumut. Untuk apa kau hidup jika tak memberi kehidupan pada makhluk lainnya. Tak ada makhluk besar yang mau makan lumut. Jangan berpikir kau adalah makhluk yang diperhitungkan. Karena sifatmu yang tak lebih dari sebatas lumut diatas batu kotor. Batu yang bersih dan kuat tentu tak butuh kau.

Show your support

Clapping shows how much you appreciated L Mega’s story.