
Show Your Work
Seriously, ini buku sakti. Salah satu buku yang gak kusadari leading aku untuk berani menunjukkan karya kita sendiri kepada semua orang.
Aku beli buku ini bulan maret 2016. Saat itu aku masih dalam masa “inkubasi” di perusahaan orang lain. Terakhir baca buku ini pun statusku masih karyawan. Karyawan yang selalu gelisah saat lihat sesuatu tentang DIY di internet. Desire selalu ada, tapi gak pernah bisa action. Gak nyangka setahun kemudian aku keluar dari zona nyaman dan senekat-nekatnya menunjukkan diri yang sebenarnya.
Hari ini aku menemukan buku ini dan kembali membaca ulang. Ya, persis seperti apa yang bawah sadarku lakukan selama ini. Jika kamu mengetes ku apa saja isi subjudul dari buku ini, aku beneran gak hafal. Karena aku gak menghafal buku ini, hanya meresapinya saja.
Tapi aku selalu ingat beberapa poin penting yang ingin kubagi,
- Tidak harus menjadi genius. Berikan yang kamu punya. Bagi seseorang, bisa jadi itu berguna baginya melebihi dugaanmu.
- You’re gonna die, do something about it.
- Ajarkan yang kamu tau.
“Semakin banyak kamu memberi, semakin banyak pula yang kembali padamu.” -Paul Arden
- “Apapun yang menyemangatimu, lakukan. Apapun yang menguras energimu, hentikan” -Derek Silvers
- Ceritakan dirimu sendiri di sebuah perkumpulan. Selalu siap ditatap bingung, siap jawab. Ceritakan yang sebenarnya.
- Biarkan mereka berkomentar terus.
“Triknya adalah abaikan anggapan SEMUA ORANG tentangmu dan hanya pedulikan pendapat orang yang TEPAT.” — Brian Michael Bendis
Mungkin poin terakhir yang kurasa sedikit lebih sentimental. Aku belajar untuk mengabaikan semua yang menghambat. Just say, “nanti juga lo paham.”
