7 Alasan Anda Tak Perlu Jadi Freelancer
7 Alasan Anda Tak Perlu Jadi Freelancer
Jika kemarin kita telah membahas apa alasan Worker perlu mempertimbangkan menjadi freelancer sebagai karir, kini saatnya Anda kembali mempertimbangan dari sisi yang berbeda. Karena untuk mengambil sebuah keputusan sebaiknya melihat segala kemungkinan dari dua sisi berbeda. Berikut ini alasan kenapa Anda baiknya tidak berkecimpung di dunia freelance, yang dikutip dari Web Designer Depot.
Banyak orang yang bekerja normal sesuai jam kantor, tapi mereka tidak begitu menyukai pekerjaan tersebut. Tapi mereka tetap berusaha keras untuk bertagan demi uang. Jika Anda salah satunya, maka jangan pernah mencoba terjun bebas ke dunia freelance. Karena Anda akan sangat kesulitan di dunia tersebut. Menjadi seorang freelancer bukan lah hal yang mudah, Anda perlu kerja keras dan motivasi yang tinggi untuk bisa terus bertahan.
Anda tak mau dihubungi 24/7 oleh klien.
Ya, menjadi freelancer berarti memaksimalkan waktu Anda seluruhnya untuk pekerjaan. Karena Anda tak terikat dengan waktu kerja. Anda harus siap jika tiba-tiba klien Anda menelpon di jam 10 malam, karena ada yang harus Anda revisi. Anda juga tidak bisa menolak saat klien menginginkan Anda di waktu istirahat.
Anda tak memiliki ruang kerja.
Jika di rumah Anda tidak memiliki ruang untuk bekerja atau minimal sebuah meja yang bisa Anda gunakan untuk bekerja seharian, stop memikirkan untuk jadi freelancer. Karena Anda akan kesulitan berkonsentrasi untuk kerja.
Anda tidak bisa mengatur waktu.
Ini adalah poin tersulit dalam menjadi seorang freelancer. Karena mengatur waktu untuk bekerja padahal Anda punya waktu sebanyak 24 jam bukan hal yang mudah. Ada banyak hal yang bisa mendistraksi pekerjaan Anda. Maka dari itu Anda harus mampu mengatur di jam berapa Anda harus mulai bekerja dan kapan Anda istirahat. Jika Anda sulit melakukannya, semua deadline yang ada akan sangat sulit Anda selesaikan tepat waktu.
Anda menginginkan banyak fasilitas.
Saat bekerja di perusahaan Anda tentunya akan mendapatkan banyak fasilitas, seperti asuransi kesehatan, tunjangan hari raya dan beragam bonus. Sedangkan saat Anda mulai menjadi seorang freelancer, semua itu tidak lagi Anda dapatkan. Semua hal harus Anda tanggung dan atur sendiri. Jadi, jangan harap ada fasilitas mewah dari klien yang datang.
Segala sesuatu pasti lah ada masa pasang dan surutnya, sama halnya dengan menjadi freelancer. Ada saat di mana klien datang tak henti-henti dan ada kalanya masa kemarau di mana tak ada klien yang singgah. Maka dari itu pantang menyerah adalah kunci utamanya. Jika Anda tak dapat memotivasi diri Anda sendiri, akan sulit bertahan menjadi seorang freelancer.
Jika Anda merasa sering defisit setelah gajian alias boros. Berhenti memikirkan dan berkhayal Anda mampu menjadi freelancer, karena Anda harus pandai-pandai mengatur keuangan. Anda tak punya penghasilan tetap, jika tak diatur bisa-bisa di saat kemarau datang, Anda bisa tak jajan sampai klien datang.
Itulah beberapa hal yang baiknya jadi bahan pertimbangan saat ingin mulai menjadi seorang freelancer. Semoga Anda jadi lebih mantap menentukan pilihan.
Email me when Lokerpedia publishes or recommends stories