Kepada seseorang atau orang-orang yang pernah jatuh cinta atau suka pada zodiak Pisces.
Apa kah kau masih merindukan percakapan-percakapan kita dulu. Aku masih dan saat ini sedang.
Tiba-tiba aku ingin mencium bau tubuhmu, biar aroma nya kubawa pulang.

Mungkin kau lelah, untuk itu berbaringlah.
Aku dulu pernah jadi apapun bagi seseorang.
Jadi sampah yang selalu di bersihkan oleh ibu setiap pagi di halaman.
Jadi abu rokok bapak yang harus lenyap oleh angin.
Jadi daun pohon Depan rumah, yang saat waktu nya tiba pasti akan gugur baik masih muda atau sudah kering
Kemudian bagi seseorang, aku pernah jadi spesial, aku jadi berpikir tiba-tiba jadi seperti Martabak.
Aku pernah juga jadi utusan dewa katanya, dan paling indah itu adalah saat aku pernah jadi seperti malaikat bagi orang-orang.
Lalu kalian berubah menjadi teka-teki silang yang terkadang harus ku tebak-tebak.
tak kubiarkan malam ini jendela kamar ku terbuka, agar aku tak bertemu dengan angin.
Kali ini aku tak butuh kabar apapun itu, Baik atau buruk. Aku hanya ingin kembali ke 20 tahun lalu saja, kembali menjadi anak-anak, yang dikepalanya hanya waktu bermain dan tak ada yang lain.
Mungkin, berimajinasi adalah pekerjaan paling mengasikan saat ini, aku bebas dari apapun tentang kata rindu, cemburu, kesal, marah, apalagi kecewa. Jika aku bisa memilih, aku akan memutuskan hubungan ku dengan 5 kata itu.
Sekali lagi, aku ingin mencium bau tubuh mu, lalu- aromanya kubawa pulang.
Satu saat akan ku temui kau kembali sebagai kekasih, kekasih ku tentunya. Tuhan sudah mengabulkan berkali-kali permohonan ku tentang mu.
Sebuah gaun merah terlihat indah, aku bayangkan satu saat kau memakai nya, deretan apel merah diatas meja. Bunga mawar putih kau genggam dan sebuah mahkota ada di kepala mu. Kau persis seperti bidadari surga yang turun dari kayangan.
Saat kau sebut urusan lingkar melingkar, aku sudah berubah jadi ular. Yang dalam satu penggalan puisi kesukaanku dikatakan nya begini :
Hawa, aku masih ular yang mencintai mu sepanjang usia Tuhan.
Kadang, aku merindukan diriku yang dulu, berteman dengan orang-orang hebat dari penjuru dunia lewat buku.
Alat tulis ku sudah usang dan rusak, aku tak bisa memperlihatkan kemampuan ku pada mereka. Padamu juga selain berpuisi saja.
Aku tertarik dengan tokoh idola ku, Tan Malaka, Sjahrir, Soekarno dan Karl Marx tentunya. Bukan hanya pengetahuan dan tindakan nya. Tapi juga konsistensi dalam hubungan cinta yang tak banyak orang mengetahui nya.
Aku sudah tinggal kan wordpress ku berbulan-bulan, aku lebih memilih berjalan diatas hal-hal yang terkadang mengandalkan keberuntungan.
Cerpen ku berantakan, aku bahkan tak bisa menyelesaikan akhir dari setiap cerita nya sehingga beberapa kawan menghubungi ku dan meminta segera menyelesaikan nya.
Dulu ku tulis cerita pendek tentang “menikah itu menyeramkan”. Dan ternyata, hari ini aku lebih menyeramkan dari cerita pendek yang ku tulis sendiri.
Ahh, apakah jatuh cinta itu serumit ini, kurasa tidak. Jatuh cinta padamu itu adalah kecelakaan paling indah.
Bagi sebagian orang aku adalah lelaki yang sangat menyukai sastra apalagi puisi-puisi dan maknanya.
Biarlah aku sembunyikan identitas ku, biarlah orang-orang tak tahu bahwa aku masih punya tempat paling aman bersembunyi setelah medium ini.
Oh ya? Apakah aku bisa bawa pulang aroma tubuh mu? Itu saja cukup.
Kepada seseorang atau orang-orang yang jatuh cinta atau pernah suka pada zodiak Pisces.
7 September 2018.
