Image for post
Image for post

Di artikel sebelumnya memang saya menceritakan pengalaman saya menabung emas. Bahkan emas merupakan aset pertama saya di tahun 2016 dan 2020 saya kembali membeli emas batangan.

Namun saya lupa memberitahu kalau saya memang “pernah” menabung emas, dan itu bukan investasi. Sekarang, emas tabungan saya seluruhnya sudah saya diversifikasi ke dalam bentuk saham. Yang tinggal hanya emas batangan hadiah ulang tahun untuk istri dan emas kawin.

Jadi jangan salah paham, saya tidak berinvestasi pada emas. Meskipun begitu, emas masih saya sarankan untuk pemula sebelum mereka belajar investasi sesungguhnya.

Alasan saya tidak berinvestasi pada emas karena emas tidak termasuk kriteria investasi yang saya tetapkan. …


Image for post
Image for post

Emas menjadi awal saya untuk memulai menyisihkan uang dalam bentuk aset. Saat itu, emas menjadi opsi yang paling masuk akal untuk memulai.

Sambil belajar memahami berbagai macam instrument investasi, saya tentu tidak bisa berdiam diri begitu saja. Jadi perlu segera action untuk mengamankan harta saya. Bila saya langsung terjun ke sesuatu yang belum saya pahami, tentu akan sangat beresiko.

Emas merupakan aset yang paling stabil dan mudah. Jika saya menyimpan harta dalam bentuk rupiah, maka nilainya bisa tergerus dengan yang namanya inflasi. Ibaratnya, saya menimbun uang bukannya untung, tapi malah malah merugikan saya secara berlahan.

Kita dapat melihat bila menyimpan uang sebesar Rp. 686.000 pada tahun 2018, maka di tahun 2019 nilai uang kita berubah menjadi Rp. 663.225. Artinya kita kehilangan nilai sebesar — Rp. 22.775 akibat inflasi 3.32%. …


Image for post
Image for post

Di usia 20 tahun adalah usia dimana saya pertama kali mendapatkan honor dari pekerjaan saya. Dulu saya ingat, saya mendapatkan pekerjaan untuk mendesain ulang sebuah situs pemerintahan.

Saat itu saya dibayar sekitar Rp 3 juta, jumlah yang sangat besar ketika itu. Tapi sayangnya, tidak sampai seminggu uang tersebut menguap tanpa sisa.

Perlahan-lahan, job saya semakin berkembang. Ditambah lagi insting digital marketing saya makin terasah. Saya mulai mendapatkan pundi-pundi rupiah dari berbagai sumber. Jadi secara otomatis pendapatan saya semakin mantap dari bulan ke bulan.

Lagi-lagi semua uang itu tidak tersisa sepeserpun. Entah kemana uang itu menguap.

Tahun 2015 keatas, dimana usia saya saat itu sekitar 24 tahun, menjadi tahun yang begitu fantasi buat saya. Saya mampu mengantongi banyak pendapatan yang bersumber dari internet. Tapi momen itu tidak saya manfaatkan dengan baik, sehingga banyak uang yang menguap secara percuma. …

About

Monza Aulia

Get the Medium app

A button that says 'Download on the App Store', and if clicked it will lead you to the iOS App store
A button that says 'Get it on, Google Play', and if clicked it will lead you to the Google Play store