Writer’s Block
Kalau ada yang memperhatikan (berasa iya diikutin), makin kesini saya jarang sekali menulis. Lebih aktif menulis sekalimat-sekalimat untuk menyampaikan sesuatu di microblogging site yang sekarang hype lagi, Twitter. Saya menikmati berada di sana. Membaca dan sesekali menge-tweet dari yang enggak penting sampai yang enggak penting banget.
Tapi setelah saya pikir lagi, ini bukan menyoal Twitter yang (memang) nyaman. Tapi lebih kareana ada blocking yang saya alami. Kurang inspirasi, bingung, dan ada sesuatu yang mengganjal. Sulit untuk mengutarakan sesuatu, sekalipun untuk curhat lewat tulisan. Padahal, banyak sekali yang berputar-putar di kepala dan hati, soal uneg-uneg atau opini.
Lalu, apa ini yang dinamakan Writer’s Block?
Tapi kalau penulis lain mengalaminya dalam kurun bulanan, kenapa saya bisa jadi tahunan?
Ada yang pernah mengalaminya?
