Taburan Pasir di Langit

Kau tahu yang paling indah

Bahwa senja telah memilah hari

Membuka cakrawala luas

Dibawa cahaya Ilahi bintang tak suri


Telah berkumpul keluarga

Yang terbawa seberang dataran kosong

Dengan kekaguman akan tarikan karya

Bahkan Tuhan pun menyingkapkan yang hilang


Ya, kalian telah memuat hariku dengan kagum

Memperbaiki sampai dasar yang terdalam

Harapan yang hampir terkelam malam

Terbuka dengan ketulusan jiwa tanpa gumam


Tetapi aku punya penyesalan fana

Bahwa Ia belum mengizinkan dunia terpana

Akan kehebatan sekelompok kesatria

Berikrar untuk memulai sejarah nusantara

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.