Balada Seleb-Sosmed
Part 1
2017, tahun dimana komunikasi & informasi sangat dimudahkan oleh adanya akses internet. Era dimana kita disuguhkan banyaknya media penghimpun opini dan pengikut yang sekarang bertebaran dimana-mana… Dari ‘sebagian’ media itu pula kita kenal dengan namanya Selebgram : mereka yg terkenal di Instagram, ataupun Selebtwit : mereka yg lebih dulu beken sebelum eksisnya instagram, bercuit-cuit di twitter….
Saya yakin semua pengguna sosial media pasti punya satu seleb-sosmed yang sangat mereka jadikan panutan, entah itu dari tulisannya, fotonya, atau videonya…
Ibaratnya orang-orang yang menjadi seleb-sosmed ini mampu menampilkan kelebihan-kekurangan nya yang dikemas apik, bisa diterima akal sehat pengikutnya, terkesan natural dan positif, asal tidak terasa negatif….
Asal tidak negatif? Yap, dari sekian seleb-sosmed yang saya tau entah itu dari FBnya atau Twitternya (FB n Twitter masih ada kawan) atau YT n Instagram, kebanyakan di beberapa postingannya mereka menunjukkan sesuatu yang dianggap sebagai kekurangan dari dalam diri mereka (kekurangan yang saya maksud bisa berarti kekurangan dalam berbagai macam aspek : pengalaman hidup, materi, fisik, emosi etc) sebagian diceritakan dalam narasi sedih sebagiannya lagi mereka mention dengan santai…
Everyone has flaws, tapi bagai gula, flaw mereka ini juga kadang menjadi daya tarik sendiri bagi orang awam a.k.a followers, menginspirasi katanya. Sungguh kehidupan ideal yang sangat diidamkan banyak orang/pengikutnya.
Saya yakin semua orang punya kekurangan, tapi apa benar kekurangan yang mereka tunjukkan dihadapan kita adalah kekurangan mereka yang sebenarnya? Apa benar kelebihan yang kita tahu ada padanya adalah benar miliknya?
Beberapa pengalaman yang saya ceritakan ini berkaitan dengan realita seorang/sebagian individu yang derajatnya diangkat sebagai Seleb-sosmed....
_
Diet?
Salah satu keluarga saya adalah seorang Seleb-sosmed level Kotamadya (saya anggap dia begitu karena dia memang terkenal di daerah saya tetapi belum cukup dikenal sampai se-Indonesia Raya).... Selama saya jadi follower-nya, banyak sekali hal yang dia posting tentang dirinya, kelebihannya sampai kekurangannya... Saya akui flaw yang dia jadikan cerita sebagian ada benarnya, sebagian!
Sebagian lagi tentu saja tidak 'akan pernah' dibahasnya dan juga sudah dibalutnya jadi cerita berbeda...
Salah satu contoh dalam beberapa postingannya, keluarga saya ini senang menggembar-gemborkan gaya hidup sehat (Topik dalam sosmednya adalah diet sehat agar bobotnya turun). Mulai dari Jogging, yoga, sampai pola makan sayur-buah, tidak lupa dengan bumbu minum air 1.5lt per hari-nya.
Apakah dia berbohong dengan gaya hidupnya itu? Tidak... Tapi dia menghilangkan sisi lainnya.
Pernah suatu waktu saya bertamu ke rumahnya, kebetulan pada saat itu saya beserta Orangtua saya mengirimkan makanan untuk orang rumahnya... sesampainya saya di rumahnya, saat itu sudah hampir pukul 9 malam.
Saya lihat dia sedang sibuk membuat kue, sebagian yang sudah matang kami santap bersama, Ibu saya bertanya padanya untuk siapa (dia kadang menerima pesanan kue), dia menjawab untuk dirinya sendiri.
Sambil dia memanggang kue di dapur, kami dan ibunya mengobrol, Ibunya berkata kalau akhir-akhir ini dia senang mencoba resep kue baru dan juga pola makan dia tidak beraturan... iya dia memang selalu makan buah dan sayuran, DAN makan berpiring2 nasi, sesambil nyemil roti atau brownies buatannya di waktu luang, yang kebanyakan di malam hari... heloow, pola hidup sehat!
Kejadian lain yang saya temukan pada dirinya sebagai Seleb-Sosmed (juga pada kebanyakan seleb-sosmed lain), yaitu image-nya yang selalu dia jaga...
Pergi bersama bukan berarti semuanya dibagi bersama...
_Part 2.
