Sofia Kartika
Feb 11 · 5 min read
Fuji-san from Soga no sato

9 Tempat Ume Matsuri (Tokyo dan Sekitarnya)

Tulisan tahun 2018, berburu Ume matsuri mesti ditambahin nih. Masih keburu karena rata-rata Ume matsuri mulai minggu depan tanggal 15 Februari. Mau rekap beberapa tempat Ume matsuri, siapa tahu ada yang penasaran. Ume matsuri yang kami kunjungi dari yang deket rumah sampai satu jam-an lebih naik kereta. Jadi one day trip masih oke dengan anak kecil. Dengan catatan anak kecil disediakan sogokan, boleh main game di kereta (pengalaman kami)

Hanegi koen

Hanegi park, dekat dari Shibuya. Naik Keio Inokashira. Atau kalau dari Shinjuku, bisa naik Odakyu. Tamannya terletak di tengah-tengah, jadi harus jalan kurang lebih 10 menit-an. Koleksi Ume-nya beragam putih dan pink atau fuchsia(?). Ada tempat main buat anak kecil dan anak besar. Tempat makan, kalau pas matsuri ada yang jualan, tapi antri harap bersabar. Kalau mau jalan ke arah stasiun bagian Odakyu, lebih banyak pilihan kafe daripada yang arah Inokashira.

Yushima Tenjin, ini area dekat area wisata macam Ueno, Asakusa. Kuilnya juga ramai. Pas ke sana juga pas ada kawinan. Karena ini area kuil, banyak pengunjung yang datang sekalian beribadah sambil melihat Ume.

Yushima-Tenjin
Plum blossom

Koishikawa Korakuen dekat dengan Tokyo Dome. Juga tersohor dengan Ume matsuri-nya. Kali pertama lihat Wax Plum yang berwarna kuning di taman ini. Ini tipikal Japanese garden, jadi tidak bisa bermain sembarangan dan kalau lapar, hanya tersedia toko resmi di luar taman (dekat pintu masuk) dan ada kedai Dango di dekat area Ume.

Tidak jauh dari Koishikawa, ada Ushi Tenjin-Kitano jinja. Ini tempatnya kecil terselip di antara pemukiman. Umenya berwarna merah muda dan putih. Areanya lebih kecil daripada Yushima Tenjin

Ushi Tenjin Kitano jinja

Tempat-tempat yang disebutkan di atas, ada di seputar kota Tokyo. Beberapa tempat yang juga punya Ume matsuri, seperti Kameido Tenjin dan Shiba park (kami ke sana untuk lihat festival yang lain, Kameido dengan Wisterianya- ini tempat populer. Jadinya penuh). Sedangkan Shiba-koen, lebih terkenal dengan Mawar. Mesti dicek pas Ume nih ya.

Ume Matsuri di Koganei koen

Koganei koen, ini taman yang besar segala ada. Cuma memang ribet aja aksesnya kalau pakai kereta. Mesti naik bis ke tamannya. Kebanyakan yang ke sini bawa sepeda dan mobil (untuk pasang tenda dan piknik). Selain itu, Koganei ini dekat dengan Edo Tokyo Open Air Architectural Museum (rekomended). Area bermainnya juga luas dan bermacam-macam. Seharian di sini di hari cerah bakal gak berasa.

Wax Plum

Keio Mogusaen. Mari beralih yang agak jauhan dikit. Tapi nanjak hahaha. Jadi ini tamannya ada di atas bukit. Namanya Keio Mogusaen. Kalau datang naik kereta, harus jalan kaki. Karena kalau naik taksi ya sebenarnya tanggung. Tergantung ada taksi apa enggak. Jalannya nanjak serius, lumayan kaget pas ke sana.

Jangan khawatir, petunjuk ke taman sangat jelas

Kogesawa Plum Grove. Di area Hachioji, jika punya waktu seharian, juga ada Ume Matsuri di atas bukit. Lebih nanjak lagi. Beberapa pengunjung biasanya berkelompok, naik sepeda atau trekking/hiking sekalian ke tempat ini. Kalau kesana turun Takao-eki dan naik bis. Tempatnya tidak terlalu besar, tapi pemandangan segar. Karena di atas bukit. Bis-nya pun tidak sulit. Karena tempatnya tidak terlalu besar, kami menyempatkan diri untuk mancing ikan di depan tamannya. Lumayan pulang-pulang bawa ikan.

Tempat ambil foto yang ramai
Kogesawa Plum Grove

Atami Plum Baien. Main agak jauhan lagi yang juga populer karena tempat berada di tujuan wisata favorit baik lokal maupun internasional, yaitu Atami. Ke Atami bisa naik shinkansen atau kereta express. Waktu itu kami naik kereta biasa Tokaido-sen. Karena waktunya santai. Kalau ke Atami, banyak banget yang bisa dikunjungi. Mulai dari jajan dan makan di shoutengai. Lalu ke kebum Plum yang besar. Dengan banyak jajanan (lagi) pastinya.

Atami Baien

Percayalah, ambil foto Ume itu sulit di antara kembang-kembang lainnya. Apalagi yang warnanya putih. Memang untung-untungan kalau ke Ume Matsuri, kalau pas sudah 70 persen ngembang, bisa ambil yang pas. Terutama yang warna Fuchsia.

Atami Baien.

Soga Ume Bairin, atau biasa disebut Odawara Ume Festival. Tempatnya juga terjangkau dengan kereta. Walaupun banyak banget yang pakai mobil ke sana. Festival Ume di tengah perkebunan Ume memang. Sepanjang naik kereta Gotemba line, sejauh mata memandang, Pohon Ume sedang ngembang. Paling banyak jenis Ume yang berwarna putih.

Kebun Plum di Soga

Jika beruntung hari cerah tanpa awan, akan dapat foto Fuji-san dengan Ume berwarna putih seperti foto header tulisan ini. Spot-spot foto dan pohon unggulan diinformasikan di sini. Lalu bisa piknik juga di Soga Bairin ini.

Kemaren pas kami datang, bareng dengan lomba ngupas Jeruk. Jadi Jeruk berlimpah ruah. Kami beli Jeruk 200 Yen dapat dua kantong plastik penuh, mungkin isinya 30an buah. Manis pula!

Mikan alias Jeruk
Weeping White Plum

Yang istimewa di Soga Bairin ini adalah banyak Weeping Ume, baik yang warnanya pink, fuchsia maupun putih (baru lihat yang putih menjuntai di sini).

Di festivalnya yang antri panjang adalah Udon andalan, kami gak coba. Karena antrinya lama. Tapi makanan lainnya tersedia juga, walaupun tidak banyak. Selain itu produk unggulan macam minuman dan umeboshi juga banyak tersedia di sini. Orang-orang ramai duduk-duduk menikmati berbagai macam minuman itu.

Kebun Ume

Dari stasiun ke lokasi festival sekitar 10 menitan. Melewati kebun Ume yang luas dan sawah. Juga rumah-rumah yang besar dan megah. Petani di sini tampak makmur ya.

Sekian update Ume matsuri yang bisa dikunjungi minggu depan. Tinggal cari infonya di dunia maya. Rata-rata punya website dan ada situasi perkembangan bunganya. Ume matsuri biasanya selesai awal Maret. Karena bunganya berganti yaitu Sakura. Selamat berburu Ume!

Sofia Kartika

Written by

Travel, Photo, and Writing. Sometimes drawing. Voluntary work. Tokyo.

Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade