Toko 100 yen!

Hasil belanja di toko 100 yen

Hampir sama seperti Daiso yang berisi barang-barang lucu, gak penting, tapi mendesak untuk dibeli. Toko 100 yen, juga sangat membantu saya, di kala membutuhkan barang atau hasrat belanja tinggi tapi keadaan dompet tidak memungkinkan.

Jika Daiso dan 3 coins biasanya ada di stasiun-stasiun besar atau pusat keramaian. Toko 100 yen lebih banyak di stasiun-stasiun dekat dengan pemukiman.

Dengan barang-barang yang cukup beragam, meskipun desain tidak seimut Daiso dan 3 coins. Harga 100 yen belum pajak, tapi barang-barangnya sangat penting. Apakah itu? misalnya alumunium foil dan kantong makanan. Kantong makanan di sini sangat dibutuhkan, supaya makanan bisa dimasukkan dalam freezer. Kantong sampah dan penyaring untuk tempat cuci piring. Sampai lap pel sekali pakai.

Peralatan masak juga ada, macam loyang (tapi terbatas), piring dan gelas kertas untuk persiapan kalau ada tamu ke rumah, juga alat pembuat bento. Stationery? itu juga ada, mulai bolpen sampai kertas, penghapus sampai isi pensil. Saya punya buku untuk menggambar dan kertas untuk ‘bermain’ juga beli di sana.

Alat rumah tangga, macam pembersih lantai, sapu, peralatan kamar mandi sampai jepit rambut dan benang untuk kerajinan tangan juga tersedia di toko 100 yen.

Sungguh bermanfaat untuk retail terapi, ketika mood jelek tapi isi kantong juga sedang tipis. hihihi.

Like what you read? Give Sofia Kartika a round of applause.

From a quick cheer to a standing ovation, clap to show how much you enjoyed this story.