Benefits of Reading

Pada tahun 2012, UNESCO melansir persentase minat baca Indonesia yang hanya sebesar 0,01 %. Angka tersebut menggambarkan diantara 10.000 orang, hanya satu orang saja yang memiliki minat membaca, atau sederhananya dapat diartikan bahwa budaya membaca buku di Indonesia tergolong sangat rendah.

Membaca sendiri termasuk kegiatan yang bersifat personal dan hanya bisa dilakukan atas kemauan diri sendiri. Kalau ditanya kenapa gak mau baca, alasannya pasti banyak. Ada yang bilang bosan, mahal, ga ada waktu, atau bahkan gak bisa lihat huruf banyak-banyak. Salah satu penulis paling terkenal asal Inggris, J.K Rowling, pernah berkata, ‘If you don’t like to read, you haven’t found the right book.’ Apakah hal tersebut benar adanya? Apakah kegiatan membaca buku masih relevan dilakukan di era digital seperti sekarang? Untuk yang masih bertanya-tanya, mungkin ada baiknya kamu simak dan temukan manfaat dari membaca buku di bawah ini.

Membaca dan Kesehatan

- Mengurangi Stress

Tidak peduli seberapa banyak stress yang anda miliki, itu semua akan menyelinap pergi ketika anda menyibukkan diri dalam sebuah aktivitas membaca. Sebuah novel yang ditulis dengan baik dapat memindahkan anda ke alam lain, sementara sebuah artikel menarik akan mengalihkan perhatian anda dan membuat anda berada pada saat ini, membiarkan ketegangan mengalir pergi dan memungkinkan anda untuk bersantai.

- Ketenangan

Selain relaksasi yang menyertai ketika membaca buku yang bagus, sangat mungkin bahwa subjek yang anda baca dapat membawa kedamaian batin dan ketenangan. Membaca teks spiritual dapat menurunkan tekanan darah dan membawa ketenangan mendalam. Membaca buku pengembangan diri telah terbukti membantu orang yang menderita gangguan mood (suasana hati) tertentu dan gangguan mental ringan.

Membaca dan Otak

- Menstimulasi/ Merangsang Otak

Penelitian telah menunjukkan bahwa stimulasi otak dapat memperlambat perkembangan (atau bahkan mungkin mencegah) penyakit Alzheimer dan Demensia, karena menjaga otak anda tetap aktif dan mencegahnya dari kehilangan kemampuannya. Sama seperti otot-otot dalam tubuh, otak pun membutuhkan latihan untuk tetap kuat dan sehat, sehingga ungkapan “gunakan atau anda akan kehilangannya” sangatlah tepat untuk menggambarkan kondisi ini. Bermain puzzle dan game seperti catur, telah diteliti dapat membantu merangsang perkembangan otak.

- Menambah Pengetahuan

Semua yang anda baca akan mengisi kepala anda dengan sejumlah informasi baru, dan anda tidak pernah tahu kapan hal itu akan berguna untuk anda. Semakin banyak pengetahuan yang anda dapatkan, semakin baik anda dibekali untuk mengatasi setiap tantangan yang akan anda hadapi di masa mendatang. Selain itu, inilah makanan untuk pikiran anda: ketika anda menemukan diri anda dalam kondisi buruk, ingatlah bahwa meskipun anda mungkin kehilangan segala sesuatu yang anda miliki — pekerjaan anda, harta benda anda, uang anda, atau bahkan kesehatan anda — pengetahuan tidak akan pernah bisa diambil dari anda.

- Memperkaya Kosakata

Semakin banyak anda membaca, semakin banyak kata yang anda dapatkan, dan hal ini pasti akan membuka jalan untuk menjadi kosakata sehari-hari anda. Menjadi pandai bicara sangat berguna dalam profesi apa pun, dan mengetahui bahwa anda dapat berbicara dengan atasan dengan kepercayaan diri bisa menjadi dorongan besar untuk meningkatkan citra diri anda. Bahkan hal ini bisa membantu dalam pengembangan karir anda. Karena orang-orang yang baik dalam hal membaca, pandai bicara, dan memiliki pengetahuan luas cenderung untuk mendapatkan promosi lebih cepat (dan lebih sering) dibandingkan mereka dengan penguasaan kosakata yang kurang. Membaca buku juga penting untuk mempelajari bahasa baru, karena hal itu akan memperluas kata-kata yang digunakan dalam konteks, sehingga meningkatkan kemampuan dalam menulis dan kefasihan berbicara.

- Meningkatkan Daya Ingat

Ketika anda membaca buku atau sebuah novel misalnya, anda harus mengingat berbagai macam karakter, latar belakang mereka, ambisi, sejarah, nuansa, serta berbagai alur yang merangkai setiap cerita. Itu cukup banyak untuk diingat, tetapi otak adalah sesuatu yang luar biasa dan bisa mengingat hal-hal ini dengan relatif mudah. Cukup mengagumkan, setiap memori baru yang anda buat akan menciptakan sinapsis baru (jalur otak) dan memperkuat yang sudah ada, yang membantu mengingat memori dalam jangka pendek serta menstabilkan suasana hati.

- Kemampuan Berpikir Analitis yang Kuat

Apakah anda pernah membaca sebuah novel misteri yang menakjubkan, dan memecahkan misteri sendiri sebelum anda menyelesaikan membaca buku tersebut? Jika demikian, anda mampu menempatkan pemikiran kritis dan analitis untuk bekerja dengan mengambil poin-poin dari semua rincian yang diberikan dan memilah mereka untuk menentukan “siapa pelakunya”. Kemampuan yang sama untuk menganalisa detil juga sangat berguna ketika anda perlu untuk mengkritisi isi cerita; menentukan apakah itu adalah cerita yang ditulis dengan baik, apakah karakter telah dikembangkan dengan baik, apakah alur cerita berjalan lancar, dsb. Jika anda pernah memiliki kesempatan untuk mendiskusikan buku dengan orang lain, anda akan dapat menyatakan pendapat anda dengan jelas, karena anda telah meluangkan waktu untuk benar-benar menganalisa semua aspek yang terlibat

- Meningkatkan Fokus dan Konsentrasi

Dalam era internet dan teknologi yang luar biasa saat ini, perhatian kita seakan-akan ditarik dalam satu juta arah yang berbeda ketika kita melakukan banyak aktivitas setiap hari. Dalam rentang 5 menit, rata-rata orang akan membagi waktu antara bekerja pada tugas, memeriksa email, chatting dengan beberapa orang, melihat twitter/facebook, mengecek smartphone serta berinteraksi dengan rekan kerja. Jenis perilaku seperti ini menyebabkan tingkat stress meningkat dan menurunkan produktivitas.

Ketika anda membaca buku, semua perhatian anda hanya terfokus pada cerita dan anda melupakan hal-hal lainnya yang berada di luar buku. Cobalah untuk membaca selama 15–20 menit sebelum bekerja, yaitu pada aktivitas di pagi hari anda (anda bisa melakukannya ketika duduk di angkutan umum misalkan). Anda kelak akan terkejut melihat betapa jauh lebih fokus anda setelah anda tiba di kantor dan mulai beraktivitas

- Keterampilan Menulis Lebih Baik

Jika anda adalah seorang penulis, membaca tentu saja akan sangat mendukung profesi anda. Dengan cara yang sama dimana musisi mempengaruhi satu sama lain, dan pelukis menggunakan teknik yang dibangun oleh master sebelumnya, begitu juga penulis belajar bagaimana menyusun kata-kata dengan membaca karya-karya orang lain. Gaya penulis lain selalu akan mempengaruhi gaya penulisan milik anda sendiri. Hal ini juga berjalan seirama dengan perluasan kosakata anda.

Membaca dan Kesuksesan

- Orang-orang sukses pastilah seorang pembaca setia.

Kita diajarkan dari usia yang sangat muda bahwa membaca sebanyak mungkin adalah jalan menuju kesuksesan. Meskipun orang yang hobi membaca belum bisa dijamin kesuksesannya, orang-orang sukses pastilah seorang pembaca setia. Lihatlah Bung Karno, pada usia 16 tahun ia telah melahap habis berbagai karya besar Dunia. Ia mengagumi Thomas Jefferson dengan Declaration of Independence yang ditulis tahun 1776. Di usia belia tersebut, ia telah paham betul gagasan George Washington, Paul Revere, hingga Abraham Lincoln. Semuanya ia pelajarai dengan membaca.

Membaca dan Empati

- Membaca dapat menumbuhkan empati

Pernahkah Anda membaca buku yang membuat Anda melangkah mundur dan melihat dunia dari perspektif berbeda, sesuatu yang tidak pernah Anda pikirkan sebelumnya? Dalam sebuah poling yang diadakan oleh Amnesty International UK, para orangtua diminta memilih satu dari daftar aktivitas yang dianggap paling mampu mengembangkan empati anak mereka. Dan, urutan tertinggi adalah membaca. Sekitar 53% dari 964 orangtua menyatakan bahwa membaca buku membantu anak mereka berempati dengan orang lain, 12% mengatakan bahwa TV-lah yang beperan, dan hanya 3% yang meyakini bahwa bermain game komputerlah merupakan cara terbaik. Riset ilmiah sebelumnya menunjukkan bahwa di kalangan anak-anak dan remaja, memang ada hubungan antara membaca dan empati. Sebab buku, dalam hal ini buku fiksi (semisal, novel), akan banyak menyorot psikologi karakter-karakternya. Novel kerap kali berfokus pada hubungan dan situasi yang kompleks. Secara tidak langsung, hal-hal ini mengajarkan aturan tak tertulis mengenai komunikasi sosial dan pemahaman emosi.

Jadi, sudah tahu banyak manfaat yang didapatkan dari membaca buku dan Anda masih malas juga? Semoga enggak ya! Karena sejatinya, untuk bisa membaca banyak buku itu hanya diperlukan dua hal, dimana uang dan waktu tidak termasuk diantaranya, namun dua hal tersebut adalah gairah dan kerendahan hati bahwa kita banyak tak tahu. Kesimpulannya, yuk, dari sekarang kita mulai membaca buku!

Ditulis oleh :

Dennis Corleon Nasution

TERRA 13049

Sumber :

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.