Selamat jalan moodboosterku

Kini tiada lagi yang bisa membuatku tersenyum bahagia,menghabiskan waktu bersama hanya untuk sekedar membicarakan hal yang tidak jelas,Tidak ada lagi sapaaan lembut itu setiap paginya,tidak ada lagi suara handphone setiap malam,tidak ada lagi bullyan yang bisa membuatku tertawa lepas hingga aku menangis,tidak ada lagi yang marah saat aku begadang karena kebanyakan kopi,tidak ada lagi yang menemaniku saat belajar hingga larut malam,tidak ada lagi tempat aku mencurahkan semua yang aku rasakan.

Yah sekarang aku benar benar merasa kehilangan,sosok itu yang selalu ada kini hanya tinggal kenangan,meninggalkan berjuta kenangan yang begitu indah,setiap hari aku menatap layar handphone dan berharap sosok itu akan kembali mengirim text seperti biasa yang akan membuatku senyum senyum sendiri meskipun aku tau semua itu mustahil tetjadi 😂

Air mata pun kembali menetes,diatas gunduk tanah basah sisa hujan semalam dan membuatku sadar bahwa sosok itu sudah tidak ada untuk selama lamanya.Dan berharap suatu saat aku bisa bertemu dengan sosok itu di Surga kelak.

Saat ini aku merindukannya,benar benar merindukannya.Kejadian ini terlalu cepat terjadi,aku belum bisa sepenuhnya menerima semua ini.Tapi sekarang aku sadar garis hidup kita sudah ditentukan oleh Allah termasuk urusan umur,mungkin ini memang sudah jadi yang terbaik untuk sosok itu :’)

Aku percaya disetiap masalah yang sedang aku hadapi akan ada rencana yang indah yang telah Allah persiapkan untukku.Disetiap masalah pasti ada jalan keluarnya,Aku tidak boleh terus menerus seperti ini,Aku harus bangkit,Hidup ini harus terus berlanjut yah meskipun tanpa sosok itu ;’)

Belajar sabar belajar ikhlas percayalah bahwa sosok itu sudah bahagia disurga sana,semoga kau tenang bang doaku selalu teriring untukmu,

03.30 WIB

Minggu 13 Maret 2016

A single golf clap? Or a long standing ovation?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.