Sekolah & Guru
Persetan dengan sekolah dan Omong kosong tentang semua guru itu baik dan benar! Gue salah satu orang yang gak seneng sama sekolah bro, dan gue juga salah satu orang yang menganggap Gak semua guru itu Baik dan Benar! Gue bukan pengen kontroversial! Tapi, gue cuma menumpahkan keluh kesah gue tentang Pendidikan di sekolah gue.
Gue sekolah disebuah lembaga pendidikan bernama Pesantren, gak usah disebut Pesantren apa, gue bukan pengen promosi. Kenapa gue bilang persetan dengan sekolah? Gue jenuh bang! Gue jenuh disekolah lantaran gue selalu dipandang sebelah mata sama guru. Dan itu pula alasan kenapa gue bilang gak semua guru itu baik dan benar.
Lo bayangin, lo larang jangan gini, jangan gitu, dll.. Tapi yang nyuruh lo? Ngelakuin itu! kata Allah juga “Kaburo maktan indallaahi antaquulu ma laa taf’aalun” Tapi itu kan kata Allah, hanya Allah yang tau siapakah yang di ‘kaburo maktan’ kan itu.
Gimana mau disebut guru, kalo dia gak layak disebut guru. Guru itu membimbing, mengajari, dan menuntun. Klo kerjaan nya cuma mencari kesalahan dan men-judge nya, kayaknya layak disebut Polisi deh. Capek jadi guru? Mana jiwa kesabaran nya. Gak enak jadi guru? Mana jiwa keikhlasan nya? Jadi gutu itu makan hati? Mana jiwa pengorbanan nya? Notabene menjadi guru pesantren, pasti mempunyai filsafat Panca Jiwa & Motto Pesantren dong!
Ngaku sering bilang ke kami — Para Santri — kalian itu santri, gak layak ngomong gini, gak layak ngelakuin gitu. Omong kosong! Anda juga Ustadz, gak layak kayak gini, gak layak kaya gitu. Memang, derajat Ustadz dan santri itu beda, tapi apakah Ustadz adalah dewa dan Santri adalah Budak? Maaf, kalo banyak kesalahan. Dan maaf, kalo gue kaya gini. Namanya juga keluh kesah iya kan?
Pesan gue sih, lepas kacamata anda. Hilangkan pandangan ‘Satu salah, yaa semua salah’ apakah anda juga akan terima jika dilakukan seperti itu?
Terakhir, do’a gue hari ini adalah: “Ya Allah, pantaskanlah yang pantas disebut guru dan berikanlah mereka petunjuk kepada yang belum pantas disebut guru namun ingin diberi gelar guru, amin.”
www.wkwkwk.net