Belas Kasih-Nya
Selamat pagi…
Mau cerita nih, tentang saat teduh pagi tadi hihihi (jadi malu). Di tengah obrolan saya sama Dia, saya menyanyikan sebuah pujian.
Lagu versi lama, ini liriknya:
Sungguh besar kasih setiaMu Tuhan, rahmatMu-pun tak berkesudahan.
Selalu baru setiap hari, baru setiap pagi, besar setiaMu Tuhan, besar setiaMu.
Sebenarnya lagu ini sering saya nyanyikan, tapi kenapa kata “RahmatMu” ini terngiang-ngiang.
Lalu saya buka studi kamus kata. Dan…
Rahmat [KAMUS BESAR BAHASA INDONESIA]
rah·mat
1 Belas kasih, kerahiman.
2 Karunia (Allah) berkah (Allah): berkat Allah kita dapat bertemu lagi.
Rahmat [THESAURUS]
Rahmat
1 Belas kasihan, rahim.
2 Anugerah, balasan, berkat, ganjaran, kurnia, limpahan, restu.
3 Fadilat, faedah, hikmat, kebaikan, kegunaan, keuntungan, kerahiman, tuah.

Nah, kata rahmat saya ubah dengan belas kasih pada lirik ini:
Sungguh besar kasih setiaMu Tuhan, belas kasihMu-pun tak berkesudahan.
Selalu baru setiap hari, baru setiap pagi, besar setiaMu Tuhan, besar setiaMu.
Jadi setiap pagi, setiap hari belas kasih-Nya selalu baru. Wow!
Akhirnya terselesaikan juga rasa penasaran saya akan kata “Rahmat,” yang berarti adalah “Belas Kasih.”
Lalu saya simpulkan tentang “Rahmat,”atau “Belas Kasih.” Ini dari pengajaran Bapak DR. Paul Gunadi, Beliau mengatakan bahwa,
A. Belas Kasihan Tuhan Tidak Mengenal Jenis. Tuhan tidak pernah membedakan kita berdasarkan status sosial.
B. Belas Kasihan Tuhan Dipengaruhi Oleh Kesungguhan Hati Kita.
kesungguhan hati kita mencari Tuhan. Berinisiatif mencari Tuhan.
C. Belas Kasihan Tuhan Dipengaruhi Oleh Kerendahan Hati Kita.
Bersujud dan memohon belas kasihan Tuhan, merendahkan diri di hadapan Tuhan.
D. Belas Kasihan Tuhan Datang Bersama Dengan Perintah-Nya Yang Mengharuskan Kita Untuk Menaati-Nya.
Dan yang paling penting, kita dapat menikmati belas kasih-Nya yang baru setiap hari dan setiap pagi bagi kita yang mengasihi-Nya.
