Azka
Azka
Aug 26, 2017 · 1 min read

Matahari sebagai mata lampu tengah hari, banyak yang bilang menggangu karena panas. Ibu-ibu normal senang dengan matahari, jemuran mereka kering, kerupuk mereka mekar, tanaman mereka subur, anak-anak mereka dekat dengan alam, dan mereka akan punya alasan untuk tidur siang.

Di ufuk selalu bercerita baru, matahari itu baik, jangan salahkan kejahatan karena pergi siang hari, salahkan dirimu yang tidak hati-hati. Biarkan kaki tangan sialan jalan berdenyut asa.

Kau tahu tidak ada yang lebih baik dari siang hari, kecuali kecup dan sayang kekasihmu.

)

    Azka

    Written by

    Azka

    Indonesian writer that never sleeps for colonialism.

    Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
    Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
    Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade