Apa lagi yang dikeluhkan di zaman serba mudah, serba instan, serba via aplikasi ini? Bukankah berpuluh-puluh tahun lalu ketika semuanya serba konvensional, keluhan-keluhan khas milenial itu tidak ada?
Ah, aku rindu masa-masa di mana semuanya lebih manusiawi. Aku rindu, serindu itu, walaupun belum pernah aku bertemu.
“Kamu ini ya, udah enak ada internet, kamu bisa jual apa aja barang daganganmu itu. Ngapa mau balik ke zaman tanpa internet?”
Sejatinya teknologi hanya media yang memudahkan kita, bukan menjadikan kita pemalas, atau dibuat mati kutu tanpanya. Dengan atau tanpanya, kita seharusnya sama produktifnya.
Setidaknya itu bagiku. Maksudku, tanpa internetpun aku akan tetap membuat barang-barang. Mungkin aku akan menjualnya di pasar-pasar tradisional. Ah bahagianya membayangkan ada yang menawar barangku mati-matian, lalu kuberikan karena aku kasihan.
Aku rindu masa itu.
