Sejalan dengan Ketabahan

Engkau yang menggerakkan hati untuk memiliki, engkau yang menunjukkan jalan menuju keabadian rasa. Di dalam hatiku, ada hal yang tak mudah terlupa dan tetap membekas. Suatu ketidakmampuan menunjukkan pencerahan kepada dunia yang tengah kulalui. Apapun itu, dilema menjadi buah pikiran berhari-hari, tanpa batas menjadi milik siapa.

Kepada apakah hasrat ini tertuju, aku tak memiliki konsep menjadi lebih sebagaimana diri yang tetap berdiri tanpa melangkah. Melihat hanya sebagaimana perjalanan waktu, tak terbenah oleh akal, dan nalar linglung buana mencari-cari. Sejalan dengan sunyi. Berkat tiada jalur, Pertempuran demi Pertempuran ego.

Lihatlah
Tak selamanya indah
Kesempurnaan dan kebahagiaan
Tak selamanya milik kita
Ada jarak dan batas 
Yang memberi hikmah
Berjalan dan sejalan dengan ketabahan 
Tak perlu tergesa pasrah
Bertahan dengan semampu dan keyakinan
Biarkan waktu yang menjawab tanpa harus menunggu

Ikhtiar dalam Penantian

Kuatlah
Dan jadilah pemberani
Dalam menghadapi takdir

Kesempurnaan terkadang membuatmu lemah dan tergesa
Tak perlu cemas
Dan menulislah

Apapun inilah yang terbaik
Inilah diri yang tangguh
Percaya pada kekuatan hati
Gagal dan terus menerus