Kebebasan itu.!

Pernah mendengar teori lubang kunci yang terkenal dari Sartre? Menurutnya, manusia dapat menemukan kebebasannya ketika ia berada seorang diri di dalam kamar. Ia bebas melakukan apapun, menjadi dirinya sendiri. Namun, ketika ia menyadari ada orang lain yang mengintipnya dari balik lubang kunci di pintu kamarnya, dalam sekejap manusia tersebut akan berubah dan membuat dirinya menjadi “sesuai dengan apa yang ingin dilihat si pengintip”. Maksudnya, pada dasarnya setiap orang selalu ingin melihat sesuatu berjalan sesuai dengan keinginannya. Setiap orang ingin melihat orang lain bertindak sesuai dengan asumsi pribadinya (dan begitu pula sebaliknya), padahal asumsi-asumsi tersebut hanya akan menghilangkan kebebasan dari dalam diri masing-masing individu manusia itu sendiri. Akibatnya, timbul anggapan bahwa “neraka adalah orang lain”. Dan bagi Sartre, Tuhan termasuk dalam kategori “si pengintip”. Manusia tidak akan bebas selama Tuhan mengawasi gerak-gerik mereka.

Juni, 2016.
One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.