rantrantrantrantrant

Tidak ada yang namanya berhenti berkembang menjadi lebih baik. Berarti, tidak ada pula yang namanya mencapai titik maksimal dalam hidup. Sebaik-baiknya perbaikan dan usaha memperbaiki sesuatu yang tadinya dianggap baik, pasti akan tetap ada cara untuk membuatnya lebih baik. Aku tidak mau menjadi Sysiphus yang mendaki dan mendorong batu itu dengan didorong ilusi menanjak dan hanya untuk menemukan bahwa batu itu hanya akan meggelinding ke bawah pada saat mencapai puncak. Atau mungkin, salah. Lebih seperti menemukan puncak yang lain begitu mencapai puncak. Maka dari itu, Menara Babel adalah kesia-siaan. Adalah percuma percuma percuma. Kaki langit tidak sedekat telapak kaki ibu. Meski surga bisa ditemukan di dunia, masih ada surga yang lebih tinggi, tampaknya.

Melompatlah, untuk menemukan bahwa ada yang dapat melompat lebih tinggi. Hanya, berhentilah menggunakan kaki sendiri. Mungkin saatnya belajar memakai lutut lebih banyak.

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.