Kantong Plastk Ramah Lingkungan

kantong plastik ramah linkungan (cdn-2.tstatic.net)

Di daerah Magelang Jawa Tengah terdapat pabrik palstik yang memproduksi kantong plastik ramah lingkungan. Kantong plastik yang dibuat di pabrik tersebut adalah kantong plastik yang bisa terurai di dalam tanah dengan waktu dua tahun. Itulah mengapa kantong plastik ini disebut ramah lingkungan.

Dalam proses pembuatan kantong plastik ramah lingkungan ini menggunakan bahan baku biji plastik. Biji plastik yang digunakan terdiri dari 3 macam bahan, yaitu LDPE, HDPE dan adiktif oxo.

LDPE adalah biji plastik yang tipis, sementara HDPE adalah biji plastik yang tebal. Bahan terakhir dalam pembuatan kantong plastik ini adalah bahan adiktif oxo yaitu bahan kimia yang diimpor dari Kanada. Dengan bahan-bahan tersebut, plastik menjadi lebih mudah terurai di alam.

Untuk membuatnya, pertama campur ketiga bahan baku utama tadi. Yaitu LDPE, HDPE dan adiktif oxo. Perbandingannya 50% LDPE, 50%HDPE dan 1% Oxo. Proses pencampuran bahan dilakukan selama 10 sampai 15 menit di dalam mesin mixer atau mesin pencampur. Mesin mixer mampu menampung hingga 100 kg biji plastik.

Proses selanjutnya adalah proses rolling, dalam tahapan ini biji plastik asil proses pencampuran tadi diubah menjadi plastik roll atau plastik berbentuk gulungan. Biji plastik hasil pencampuran dituangkan ke dalam corong mesin rolling, mesin ini hanya mampu menampung sekitar 45 kg biji plastik dalam sekali proses.

Mesin akan memanaskan biji plastik menjadi plastik-plastik gulungan. Suhu panas yang digunakan adalah 180 hingga 200 derajat celcius. Dan dalam dua menit biji plastik berubah menjadi lembaran plastik. Cairan plastik panas itu kembali dialirkan melalui pipa dan keluar melalui ujung memakai tiupan angin sebagai media pendingin.

Lalu lembaran plastik tersebut ditampung menjadi gulungan-gulungan besar. Dalam 8 jam pembuatan mesin ini mampu menghasilkan kan hingga 250 gulungan plastik ramah lingkungan.

Proses selanjutnya adalah proses cutting atau pemotongan. Gulungan plastik disusun sejajar di belakang mesin pemotong. Mesin pemotong akan memotong plastik gulungan tadi berdasarkan ukuran yang sudah ditetapkan. Ukuran plastik yang dibuat biasanya 50 g dan 120 g. Mesin ini bisa menghitung sendiri jumlah plastik yang akan dicetak.

Selain itu mesin ini juga mencetak plastik gulungan menjadi kantong-kantong plastik yang biasa kita gunakan. Pencetaknya memakai mesin yang ada di dalam. Plastik-plastik yang sudah menjadi kantong kresek otomatis keluar melalui corong mesin.

Sisa-sisa plastik produksi plastik yang tidak lolos tes quality kemudian akan diolah kembali menjadi biji plastik. Namun kualitas biji plastik daur ulang masih dibawah standar kualitas biji plastik asli. Tapi masih bisa dipakai untuk menghasilkan plastik yang ramah lingkungan.

Proses selanjutnya adalah menyablon kemasan plastik, pabrik yang ada di Magelang ini juga mencetak sendiri lebel kemasannya. Dan tinta yang dipakai untuk menyablon sudah memenuhi standar keamanan untuk makanan.

Mesin sablon ini mampu mencetak hingga 200 kg kemasan pembungkus plastik. Cara kerjanya hampir sama dengan mesin sablon biasa, hanya bedanya yang disablon adalah plastik. Tempatkan gulungan plastik di ujung mesin, dan mesin akan menyabon sesuai dengan warna tinta yang digunakan.

Pabrik ini mampu membuat hingga 7 ton plastik dalam sehari atau 3 shift jam kerja. Ada cara membedakan plastik yang ramah lingkungan dengan plastik yang berbahaya. Plastik yang berbahaya warnanya lebih kusam dan jika dipegang permukaanya cenderung kasar.

Pada permukaan plastik yang berbahaya biasanya terlihat bintik-bintik dan tercium aroma plastik yang menyengat. Sedangkan plastik yang ramah lingkungan bentuknya lebih mengkilat dan lebih halus saat dipegang tidak berbau dan warnanya jernih.