Kata dalam cerita

Ketika sebuah kata bertemu dengan beberapa kata yang kemudian menjadi sebuah untaian kata. Lalu bermetamorfosa menjadi sebuah cerita.

Cerita indah, duka, sedih, juga bahagia. Ada cerita yang ingin terulang kembali. Ada pula cerita yang sudah biarkan saja pergi.

Namun cerita itu tak mungkin hilang begitu saja. Semua cerita yang ada, masih ada dan rapi tertata. Pilihannya hanya, dibiarkan begitu saja atau sering dibuka dan dibaca. Sambil menanti dan berharap, semoga saja masih ada lanjutannya.

Penantian dan harap itu, kini hanya ada dalam bingkai kerinduan. Ya, hanya rindu. Tetapi, dalam rindu banyak kata penuh makna yang tak dapat diungkap bahkan oleh uraian cerita.

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.