Hendak Kemana (?)

Di ujung jalan aku melihat bayang senja menyatu dengan tubuhmu.

Punggungmu menampilkan masa lalu yang tak ingin bercahaya. Tatapku tak mampu menembus berkas mentari tentang rupamu.

Jauh ku coba mendekat dan
Kau mencoba dekat dengan kejauhan.

Perlahan kaki kita seirama namun tak senada dengan jumlah langkahnya.

Satu bagiku, dua bagimu.

Lalu hatiku bertanya.

Hendak kemana (?)

Menjauhi aku,

Atau masa lalu mu (?)

Batam, 12 Juni 2016

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.