Curahan Hati Sang Pemanggil Hujan

Konstruksi sosial kita secara tidak langsung menekan kita untuk mempunyai pacar. Salah satunya melalui fenomena jomblo-shaming. Kalau dilihat dari namanya, jomblo adalah orang yang tak mempunyai pacar, dan shaming adalah aksi yang membuat seseorang malu. Dari kedua definisi tersebut, jomblo-shaming adalah aksi membuat orang menjadi malu karena dia adalah seorang jomblo.

Karena berbagai tekanan ini, muncullah gengsi untuk memiliki pacar, walau sebenarnya tidak terlalu penting. Jomblo yang terlarut dalam gengsi ini akhirnya menumbuhkan rasa galau karena tak kunjung memiliki pacar.

Kedua paragraf diatas, walau tidak sepenuhnya benar dan tidak sepenuhnya berlaku ke semua orang, adalah yang saya rasakan. Saya sebagai jomblo merasa tertekan oleh gengsi memiliki pacar dan fenomena jomblo-shaming. Begitu pula teman saya. yang hubungan terakhirnya berjalan hanya karena gengsi semata, dan pada akhirnya hanya bertahan 1-2 bulan.

Intinya, Saya terjepit dalam dilema antara gengsi memiliki pasangan atau mencari perempuan yang benar-benar pas.

Adrian Thomas,

Pasukan Pemanggil Hujan

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.